Sopir Truk Tangki Ditahan sebagai Tersangka, Akibat Insiden Menabrak 15 Penonton Karnaval di Pacet

Sopir truk tangki yang alami rem blong di Pacet di tetapkan sebagai tersangka. (Foto : Fio Atmaja)
top banner

Sopir Truk Tangki Ditahan sebagai Tersangka, Akibat Insiden Menabrak 15 Penonton Karnaval di Pacet

Mojokerto, Nawacita – Sopir tangki yang mengalami rem blong di Jalan Raya Sajen, Kecamatan Pacet, Mojokerto, ditetapkan sebagai tersangka, Jum’at (25/8/2023).

Anton Dwi Aryatama (33) warga Kelurahan/Kecamatan Asemrowo, Surabaya ini dianggap lalai sehingga memicu kecelakaan yang menyebabkan 2 korban tewas dan 13 terluka.

Wakapolres Mojokerto Kompol Afner Pangaribuan mengatakan, Anton dijerat dengan pasal 310 ayat (4) dan pasal 310 ayat (2) UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Mulai hari ini kita tetapkan tersangka, setelah tadi kami gelar perkara serta melihat bukti – bukti yang ada, tersangka ditahan di Rutan Polres Mojokerto, Karena kelalaiannya mengakibatkan orang lain meninggal dunia. Iya, kami tahan karena sudah berstatus tersangka,” ujar Afner, ketika jumpa pers di Kantor Satlantas Polres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari, Jumat (25/8/2023).

Baca Juga : Pj Wali Kota Mojokerto Akan Ditentukan September 2023, Ini Nama-Nama yang Berpotensi

Berdasarkan pemeriksaan, truk tangki yang dikemudikan Anton tersebut masih layak jalan, karena uji KIR – nya masih berlaku. Tersangka mempunyai SIM B1 Umum. Selain itu, muatan truk tangki 6.000 liter dinilai masih wajar.

“Kalau KIR-nya masih hidup artinya kendaraan ini masih layak jalan,” ungkapnya.

Afner menambahkan, saat hendak memasuki jalan menurun di kawasan Karlina Futsal tersebut, truk tangki tersebut mengalami gagal fungsi rem.

Akibatnya, truk yang hendak mengangkut air dari Claket, Pacet ke Lamongan itu menabrak dua pemotor yang berhenti di tengah jalan dan mobil yang terpakir di badan jalan.

Jalur tersebut saat terjadinya kejadian memang sebagai tempat masuk dan keluar penonton yang hendak menonton karnaval 17 – an.

“Sopir sempat mengalihkan gigi roda 2 ke gigi 1 dan seketika menginjak rem itu memang tidak berfungsi remnya,” imbuhnya.

Baca Juga : DPRD Kota Mojokerto Jadwalkan Paripurna PAW Pelantikan Silvia Elya Rosa

Ditempat yang sama, Anton mengaku bahwa sempat mengalihkan gigi roda dari 2 ke 1 sebelum berbelok memasuki jaluk turunan tajam tersebut.

Sebelum belok di pertigaan karlina, ia sempat berhenti kurang lebih 10 menit untuk menunggu kerumunan pengunjung dan pemotor yang sedang melintas di jalur tersebut.

“Saat belok, saya jalan pelan – pelan lalu berhenti karena ada banyak sepeda motor, namun pas saya injak remnya sudah tidak berfungsi,” katanya.

Kecelakaan ini menyebabkan 2 korban tewas dan 13 korban luka. Para korban luka terdiri dari 11 luka ringan dan 2 luka berat. Saat ini 2 korban luka berat masih dirawat di RS Sumberglagah, Pacet, Mojokerto. Seluruh korban merupakan penonton Karnaval Kecamatan Pacet.

Fio Atmaja

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here