KalaFest 2026 Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Kaltim Secara Berkelanjutan
Samarinda, Nawacita | Sekda Kaltim Sri Wahyuni menegaskan pelaksanaan Kaltim Halal Festival (KalaFest) secara rutin sejak tahun 2024 menunjukkan keseriusan Bank Indonesia dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Event KalaFest secara konsisten telah menghadirkan manfaat yang luas, mulai dari peningkatan literasi ekonomi syariah, penguatan kapasitas pelaku UMKM halal, perluasan akses pembiayaan syariah, hingga percepatan integrasi ekosistem halal di Kalimantan Timur,” kata Sri Wahyuni saat Closing Ceremony KalaFest 2026 di Halaman Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda, Minggu (10/5/2026).
Menurut Sri Wahyuni, penyelenggaraan KalaFest memberikan kesan positif dan membanggakan karena bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang kolaborasi nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kaltim.
Berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, seperti edukasi, seminar penguatan ekosistem halal, business matching, hingga program kolaborasi Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak se-Kaltim dinilai berhasil menciptakan sinergi produktif antara pemerintah, lembaga keuangan, pelaku usaha, akademisi, dan pondok pesantren.
Baca Juga: Pemprov Kaltim Raih Paritrana Award 2025, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
“Hal ini memperkuat keyakinan kita bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi besar untuk terus tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan, terlebih dengan dukungan transformasi digital yang semakin berkembang,” tandasnya.
Sekda Sri menekankan keberhasilan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah tidak hanya ditentukan oleh program yang dijalankan, tetapi konsistensi sinergi dan keberlanjutan kolaborasi seluruh pihak.
Ke depan, lanjutnya, tantangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah tidak ringan. Dibutuhkan kerja keras, komitmen bersama, serta inovasi berkelanjutan agar nilai-nilai Islam dapat terinternalisasi dalam praktik ekonomi sehari-hari.
“Kami berharap semangat sinergi yang telah terjalin selama KalaFest ini dapat terus dijaga dan dikembangkan dalam berbagai bentuk program nyata yang memberikan manfaat luas kepada masyarakat Kaltim,” ujarnya.
Baca Juga: Pemprov Dorong Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kaltim
Sekda Sri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan KalaFest 2026. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, pondok pesantren, dan masyarakat merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam membangun fondasi ekonomi syariah Kaltim yang kokoh, inklusif, dan berkelanjutan.
“Closing ceremony ini bukan sekadar akhir dari rangkaian kegiatan tahunan, tetapi awal langkah strategis yang lebih besar dalam membangun ekonomi syariah Kalimantan Timur,” pesannya.
Sementara itu, Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim Bayuadi Hardiyanto menjelaskan melalui penyelenggaraan KalaFest 2026, Bank Indonesia terus berkomitmen mendorong inovasi, inklusi, dan penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kaltim.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan KalaFest 2026. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, KDEKS, Kanwil Kemenag Kaltim, serta seluruh mitra strategis lainnya,” pungkasnya. kltmprv

