FPKB DPRD Jatim Wajibkan Anggota Sosialisasi Prokes dan PPKM Darurat

0
102

Surabaya, Nawacita – Lonjakan sebaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia termasuk di Jawa Timur menjadi menjadi perhatian serius berbagai kalangan. Termasuk Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jatim. Di masa PPKM Darurat ini, para anggota FPKB diminta untuk terus melakukan sosialisasi prokes ke masyarakat.

Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi mengatakan bahwa upaya sosialisasi itu bisa dilakukan anggota dewan kendati tanpa tatap muka. Diantaranya dengan ‘Jihad Jempol’ Yaitu, menggencarkan sosialisasi terkait urgensi PPKM Darurat beserta upaya vaksinasi lewat media sosial.

“Memposting konten-konten positif, memberi semangat kepada nakes dan para pasien Covid-19, bahwa badai pandemi pasti akan berlalu,” kata Fauzan Fuadi saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (6/7/2021).

Menurut politikus muda PKB, sosialisasi lebih gencar ke masyarakat mengenai PPKM Darurat secara lengkap termasuk tujuan utamanya itu sangat penting sebab dapat mempengaruhi tingkat kepatuhan masyarakat dan hasil yang diharapkan pemerintah untuk memutus sebaran Covid-19.

Selain itu, kata Fauzan upaya kampanye gerakan vaksinasi juga perlu terus digelorakan. Masyarakat perlu terus diajak untuk mendukung upaya penguatan imun secara komunal. Membangun kesadaran tersebut penting terus dilakukan oleh para wakil rakyat di berbagai tingkatan.

Dua hal itu, lanjut Fauzan, juga perlu terus digencarkan lewat media sosial. Hal itu juga sebagai bentuk menangkal sebaran berita bohong atau hoax di tengah masyarakat.
“Semoga pandemi segera berlalu agar kegiatan dapat berjalan normal sebagaimana mestinya,” harap Bendahara DPW PKB Jatim ini.

Di sisi lain, Fauzan mengungkapkan pihaknya bakal terus mengoptimalkan peran sebagai anggota legislatif. Kendati di masa PPKM ini kegiatan banyak beralih secara virtual, namun hal itu tak mengurangi tugas mereka sebagai wakil rakyat.

Seperti diketahui, untuk sementara ini, aktivitas kedewanan di DPRD Jatim banyak beralih menggunakan daring. Termasuk rapat paripurna, digelar dengan pembatasan yang ketat. “Untuk memenuhi quorum, anggota fraksi PKB wajib ikut daring tanpa kecuali. Virtual kalau masih ijin, kami akan langsung tegur dan melaporkan kepada pimpinan partai,” ujarnya.

Komitmen untuk terus mengoptimalkan peran, terlebih di masa pandemi ini, disebut sudah menjadi arahan dari pimpinan partai. “Sesuai maklumat ketum, selaras dengan surat instruksi PWNU Jatim, anggota fraksi PKB dimana pun harus tetap ‘hadir’ dalam melayani. Yang pasti anggota fraksi PKB akan tetap berusaha maksimal dalam mengawal berjalannya roda pemerintahan,” pungkasnya. (pun)

LEAVE A REPLY