Penanaman Pendidikan Moral untuk Generasi Penerus Bangsa Sejak Dini Pada Masyarakat Pinggiran

0
322
membaca buku
membaca buku

Aceh, Nawacita – Berbicara tentang Indonesia, Indonesia adalah salah satu negara yang di dalamnya terdapat beberapadaerah dan salah satunya adalah aceh. di mana Aceh adalah sebuah provinsi di Indonesia yang ibu kotanya berada di banda aceh. Aceh terletak di ujung utarapulau Sumatra dan merupakan provinsi paling barat di Indonesia. Dari segi letak sebagian masyarakatnya tinggal di daerah pinggiran.

Di aceh sendiri khususnya di kota langsa yaitu desa simpang wie, kecamatan langsa timur, jln. HTM kapten lida, kode pos 244411. tidak heran lagi jika dikatakan sebagian desa atau daerah pinggiran kota. Dimana Masyarakat pinggiran disana merupakan masyarakat yang berkehidupan dalam kemiskinan/ kekurangan. Masyarakat disana juga dapat dikatakan sebagai masyarakat yang hidupnya dalam keterbatasanakan kebutuhan pokok dan kemampuan akanpengembangan diri serta minimnya akses untuk keluardari keterhimpitan kondisi.

Apabila kita melihat dari sudut pandang perkembangan, dunia Nampak semakin tua, manusia semakin cerdas, serta pengetahuan semakin dewasa, dan teknologi semakin canggih. Namun keadaan belakangan ini moral anak-anak, remaja, bahkan yang sudah memasuki usia dewasa sudah sangat tidak terkendali. Anak-anak yang seharusnya menjadi harapan dan penerus bangsa ini akan tetapi malah jadi generasi yang merusak bangsanya sendiri. Bahkan banyak kita lihat generasi muda sekarang sudah tidak memiliki rasa malu akan perilaku menyimpang yang mereka lakukan.

Berbicara tentang pendidikan dimana pendidikan untuk generasi muda sekarang masih tergolong rendah, baik dari segi pendidikan umun maupun pendidikan moral. Perilaku seperti ini mungkin terjadi karena ketidak adanya pendidikan moral yang di dapatkan oleh seorang anak baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Padahal hal tersebut sudahmenjadi tugas orang tua untuk menanamkan iman dan moral kepada anak sejak dini agar anak memilikimoral yang baik. Karena tonggak pendidikan moral adalah penanaman iman dan agama yang baik

pendidikan moral dapat di artikan sebagai suatu usahasadar yang dilakukan oleh manusia atau orang dewasa yang terencana untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik atau anak serta generasi penerus. pendidikan nilai moral atau agama sangat penting bagitegaknya satu bangsa. Tanpa pendidikan moral atauagama kemungkinan besar suatu bangsa bias hancur.

Sedangkan, pendidikan moral juga sangat penting di tanamkan sejak dini, dimana anak usia dini merupkansasaran utama untuk kita sebagai orang tua untukmenanamkan nilai moral terhadap mereka. Karena anak usia dini ialah suatu pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enamtahun yang dilakukan  melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk pertumbuhan serta perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapandalam pendidikan anak lebih lanjut.

Di desa simpang wie tersebut hanya memiliki satusekolah terdekat yaitu SMP N 7 kota langsa. Jadiuntuk setingkat anak PIAUD/TK/SD/MI dan SMA, bahkan mereka mesti keluar jauh dari tempat nyauntuk menempuh pendidikan nya.

Dengan demikian kami sebagai mahasiwa/i kpm 2021 IAIN langsa mengadakan program tentang penanaman pendidikan moral sejak dini di desa tersebut. Dengan melakukan beberapa cara salah satu nya dengan edukasi pengenalan terkait infomasi tentang pendidikan moral dengan menggunakan media-media seperti poster, buku cerita, gambar-gambar berkaitan dengan penanaman moral terhaap anak, dan juga film kartun animasi. Hal tersebut dilakukan agar anaktertarik mendengarkannya. Karena pada umumnyasifat anak cenderung mudah bosan jadi anak sulit bagi kita untuk menjelakan kepada seorang anak hanya dengan bercerita saja.

Perhatian orang tua atau kasih sayang nya orang tua juga dapat memberikan pengaruh positif atau hal-halbaik terhadap moral seorang anak. Dengan adanya dukungan orang tua terhadap pendidikan anaknyadapat berupa perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan psikis yang meliputi kasih sayang, keteladanan, bimbingan dan pengarahan, doronganserta menanamkan rasa percaya diri. Dengan adanya perhatian orang tua yang berupa pemenuhankebutuhan psikis tersebut diharapkan dapat memberikan semangat pada sang anak guna meraihsuatu cita-cita dan norma-norma yang sesuai nilai-nilaimoral.

Penulis  : Widdiani, mahasiswi Jurusan PGMI, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan, IAIN Langsa. 

LEAVE A REPLY