El Nino Jadi Ancaman Baru, DPR RI Soroti Konflik Agraria dan Kenaikan Harga Pangan
SITUBONDO, Nawacita – Permasalahan kedaulatan pangan, konflik agraria, hingga kenaikan harga pangan menjadi perhatian serius DPR RI. Hal itu disampaikan anggota Komisi IV, Sonny T Danaparamita terkait kondisi pangan dan energi nasional yang dinilai masih menghadapi berbagai tantangan.
Sonny menyebutkan bahwa DPR RI telah memiliki komitmen dalam menyelesaikan persoalan agraria melalui pembentukan panitia khusus (pansus) penyelesaian konflik agraria. Selain itu, Komisi IV DPR RI juga membentuk panitia kerja (panja) terkait alih fungsi lahan.
“Persoalan kedaulatan pangan, misalkan soal tanah, DPR sudah punya komitmen membentuk pansus penyelesaian konflik agraria,” ujar Sonny, Sabtu (16/5/2026).
Ia menambahkan, keberadaan Panitia Kerja (Panja) alih fungsi lahan menunjukkan bahwa masih terdapat persoalan serius terkait pertanahan dan pangan di Indonesia.
Baca Juga: Hadapi El Nino, Pemerintah Siapkan Rp4 Triliun untuk Pompanisasi Pertanian
“Komisi IV juga punya panja alih fungsi lahan. Itu menunjukkan bahwa masih ada persoalan yang terkait dengan pertanahan di Indonesia, masih ada persoalan yang terkait dengan pangan di Indonesia,” katanya.
Selain persoalan lahan, ancaman perubahan iklim juga dinilai perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah diminta waspada terhadap dampak fenomena El Nino yang berpotensi memengaruhi produksi pangan nasional.
“Terkait dengan iklim, saya kira kita perlu waspada juga apapun dengan El Nino dan sebagainya, soal itu harus menjadi perhatian bersama,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti kenaikan sejumlah harga pangan dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah diminta aktif memantau perkembangan harga di pasar dan segera mengambil langkah intervensi apabila diperlukan.
“Beberapa hari terakhir ini beberapa harga-harga pangan kita naik. Saya meminta pemerintah untuk memantau itu, kalau perlu melakukan operasi pasar,” tegasnya.
Di sisi lain, isu energi juga menjadi perhatian dalam jangka panjang. Menurutnya, pengembangan energi baru dan terbarukan tetap penting, namun jangan sampai mengorbankan sumber-sumber pangan masyarakat.
“Terkait dengan energi, jangka panjangnya energi adalah satu hal yang penting, energi juga sangat terkait dengan kehidupan kita. Tapi jangan sampai memunculkan sumber energi baru atau terbarukan dengan cara memberangus sumber-sumber pangan kita,” pungkasnya.
Reporter : Rovallgio

