Peran Generasi Milenial Dalam Menyambut Ramadhan Ditengah Pandemi Di Desa Wono Sari

0
157

Aceh, Nawacita – Bulan Ramadhan tidak hanya ditunggu oleh kaum orangdewasa saja, tetapi juga untuk generasi milenial saat ini.Generasi milenial pasti bisa menjadikan Ramadhan sebagaibulan yang istimewa. Maka dari itu, generasi milenial juga perlumempersiapkan diri sebelum datangnya bulan Ramadhan.

Generasi milenial yang baik ialah seseorang yang memilikisosok beriman, bertaqwah, mengajak orang lain untuk menujukebaikan, dan perbuatan lainnya yang tidak membuat kitaterjerumus dalam perbuatan yang dilarang dalam agama.

Situasi Ramadhan ditengah pandemi saat ini generasimilenial di Desa Wono Sari tetap Semangat dalam menyambut bulan Suci Ramadhan dengan mematuhi protokol kesehatan.Ramadhan disambut dengan digelar nya pengajian rutin yang dilaksanakan setelah sholat magrib. Generasi milenial di Desa Wono Sari juga menyambut bulan Ramadhan dengan membersihkan masjid. Karena, Ramadhan tiba dengan menghitung hari. Maka, semua harus bersih mulai dari kamar mandi, tempat berwudhu, dan lain sebagainya.

Bagi generasi milenial di Desa Wono Sari Ramadhanbukan soal ibadah semata. Ramadhan ini bisa menjadi Ramadhan yang menyenangkan bila ia dijadikan ajang kolaborasi kepedulian bagi sesama warga di Desa Wono Sari. Ramadhan juga dapat dijadikan sarana untuk melatih kesabaran seseorang.

Generasi milenial yang identik dengan adanya kemajuan teknologi, dalam arti suksesnya dalam kehidupan mengalami pergeseran. Dengan perkembang pesatnya teknologi komunikasi yang semangkin canggih dengan memudahkan seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain yang sangat praktis. Generasi milenial pastinya mempunyai kebutuhan yang tinggi dalam mempublikasikan diri dan aktivitasnya seperti di Faceboo, Line, Instagram, Twitter, WeChat, Path, dan lainnya. Lalu, bagaimana peran generasi milenial didesa Wono Sari pada masa pandemi nanti?

Peran generasi milenial dalam menyambut bulanRamadhan di desa Wono Sari, para pemuda didesa itu akan melalukan kegiatan rutin selama bulan Ramadhan misalkan, membersihkan masjid, berbuka bersama, membangunkan orang untuk sahur, mengingatkan kan orang didesa saat memasuki berbuka puasa, sholat terawih berjamaah, tadarus, hingga membagi takjil nantinya kegiatan itu akan berlangsung selama bulan Ramadhan. Ujar kepala pemuda desa Wono Sari ( 07/04).

Dengan adanya kegiatan positif seperti itu akan mempermudah agar para generasi milenial saat ini lebih terarah dan tidak melenceng dari perbuatan yang tidak bermanfaat. Tetaplah melakukan kegiatan positif dan bermanfaat karenamasa depan kita ada apa diri kita sendiri.

Penulis: Vita Anggriani

LEAVE A REPLY