Monday, May 18, 2026

Dari Madu hingga Pendidikan, Jatim dan Yaman Perkuat Kolaborasi

Dari Madu hingga Pendidikan, Jatim dan Yaman Perkuat Kolaborasi

Surabaya, Nawacita.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh di Gedung Negara Grahadi, Senin (18/5/2026). Pertemuan itu membahas penguatan kerja sama pendidikan, perdagangan hingga budaya antara Jawa Timur dan Yaman, khususnya wilayah Hadramaut.

Khofifah menyebut hubungan Indonesia dan Yaman telah terjalin sangat lama, bahkan sejak lebih dari 700 tahun lalu melalui jalur dakwah dan pendidikan ulama Hadramaut di Nusantara.

“Hubungan Jawa Timur dan Yaman ini bukan hubungan biasa. Ada sejarah, pendidikan, budaya, dan nilai keagamaan yang sudah terbangun sangat kuat,” ujarnya.

Baca Juga: Khofifah Sambut 58 Bhikkhu Internasional, Serukan Harmoni Antarumat Beragama

Menurut Khofifah, Yaman selama ini menjadi salah satu tujuan pendidikan bagi pelajar Indonesia, terutama Jawa Timur, karena dikenal memiliki perspektif keagamaan yang moderat.

“Pemprov Jatim juga membuka peluang pertukaran pelajar dan kerja sama pendidikan secara resiprokal,” pungkasnya.

Selain pendidikan, kerja sama perdagangan juga menjadi fokus pembahasan. Khofifah menyebut sejumlah produk Yaman seperti madu dan delima sudah dikenal luas masyarakat Indonesia, khususnya jamaah haji dan umrah.

“Kalau bicara madu Yaman atau delima Yaman, masyarakat Indonesia sudah sangat familiar,” katanya.

Baca Juga: Khofifah Dorong Organda Perkuat Distribusi Pangan dari Produsen ke Pasar

Sementara itu, Duta Besar Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh mengatakan hubungan Yaman dan Indonesia memiliki kedekatan historis dan emosional yang kuat. Ia menyebut masyarakat Yaman telah lama hidup dan berkontribusi di Indonesia sejak abad awal Hijriah.

“Indonesia bagi kami seperti saudara kandung. Hubungan ini bukan sekadar hubungan antarnegara,” tuturnya.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas peluang kerja sama budaya hingga perdagangan antardaerah.

Reporter: Alus

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Terbaru