Tok! DKPP Berhentikan Kholid Sebagai Anggota KPU Kota Surabaya

0
103

Surabaya, Nawacita– Menindaklanjuti laporan dari Nanik Lindawati yang masuk pertanggal 24 April 2020, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan untuk memberhentikan tetap teradu atas nama M. Kholid selaku komisioner KPU Kota Surabaya.

Putusan itu dibacakan di kantor DKPP pusat. Pada pembacaan putusan tersebut, dewan kehormatan DKPP menilai bahwa teradu terebukti melanggar pasal 7 ayat 1, 15 A,D dan G pasal 19 huruf F peraturan DKPP nomor 2 tahun 2017.

“Satu Mengabulkan pengaduan pengadu untuk seluruhnya. Dua Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Muhamad Kholid selaku anggota KPU Kota Surabaya sejak dibacakan putusan ini,” ujar salah satu anggota majelis DKPP dilansir dari live streaming Youtube pada Rabu 8 Juli 2020.

Selain dua putusan tersebut, DKPP juga meminta KPU RI untuk memberitakan. Serta meminta Pengawas Pemilu untuk mengawasi pelaksanaan putusan tersebut.

“Tiga memberitakan KPU untuk melakukan keputusan ini paling lama 3 hari sejak dibacakan. Dan 4 memberitakan pengawas Pemilu untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini,” lanjutnya.

Sebelumnya diketahui teradu M. Kholid diduga melanggar kode etik penyelenggara Pemilu. Lalu perkara tersebut baru disidangkan pada Rabu 8 Juli 2020.

Di sisi lain, Nur Syamsi selaku ketua KPU Kota Surabaya mengatakan masih akan menunggu kabar dari KPU RI dan Provinsi. Terkait langkah selanjutnya.

“Kami masih menunggu perintah lebih lanjut dari KPU RI ataupun Provinsi. Semua kewenangan ada di sana,” terangnya.

Terkait pengganti antar waktu KPU Kota Surabaya, Ia juga mengaku masih menunggu perintah dari KPU RI maupun Provinsi juga. “Ya itu langkah konkrit kami. Saya menunggu perintah lebih lanjut dari KPU RI dan Provinsi,” pungkasnya.

(and)

LEAVE A REPLY