Wednesday, June 10, 2026

Park and Ride Lebak Bulus Disiapkan Jadi Kawasan TOD Terpadu

Park and Ride Lebak Bulus Disiapkan Jadi Kawasan TOD Terpadu

Jakarta,  Nawacita – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mematangkan rencana pengembangan kawasan Park and Ride Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menjadi Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan fungsi transportasi, hunian, bisnis, dan aktivitas masyarakat dalam satu kawasan terpadu.

Kawasan yang menjadi titik awal layanan MRT Jakarta tersebut dinilai memiliki posisi strategis untuk mendukung mobilitas warga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi menuju pusat kota.

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan pengembangan Lebak Bulus diarahkan pada konsep integrasi transportasi dan tata ruang agar tercipta sistem mobilitas yang lebih nyaman, tertib, dan ramah bagi masyarakat.

“Layanan MRT Jakarta harus didukung dengan penyediaan lokasi park and ride yang memadai. Harapannya, masyarakat yang akan menuju pusat kota dapat memarkirkan kendaraannya di lokasi ini, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan MRT maupun Transjakarta,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Menurut Syafrin, optimalisasi kawasan Park and Ride Lebak Bulus sejalan dengan program prioritas Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam mengurangi volume kendaraan menuju pusat kota sekaligus meningkatkan kualitas udara ibu kota.

Sebagai bagian dari pengembangan kawasan, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan dua alternatif lokasi untuk mendukung operasional terminal bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Jakarta Selatan. Alternatif pertama adalah mengoptimalkan area Park and Ride yang sudah ada dengan menambah fasilitas lay-by atau area berhenti bus. Sementara alternatif kedua adalah mengembangkan kawasan Pasar Jumat menjadi terminal khusus bus AKAP.

“Fasilitas terminal ini diproyeksikan untuk mengakomodir warga Jakarta Selatan dan sekitarnya yang ingin bepergian ke luar daerah, baik menuju wilayah Jawa maupun Sumatera,” katanya.

Selain memperkuat fungsi transportasi, kawasan Lebak Bulus juga dirancang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pemprov DKI berencana membangun gedung parkir bertingkat dan area pelataran yang luas untuk menampung kendaraan pengguna transportasi umum.

Di sisi selatan kawasan, tepat di seberang lokasi Park and Ride saat ini, akan dibangun gedung mixed-use yang mengintegrasikan fungsi hunian, hotel, dan pusat kegiatan ekonomi dalam satu kawasan.

“Di sisi selatan kawasan akan dikembangkan gedung mixed-use yang mengintegrasikan fungsi hunian, hotel, serta pusat kegiatan ekonomi masyarakat,” ungkap Syafrin.

Ia menambahkan, setelah proses perencanaan diselesaikan oleh PT MRT Jakarta, Pemprov DKI Jakarta akan melanjutkan tahapan market sounding untuk menarik minat investor dalam pembangunan kawasan tersebut.

“Langkah selanjutnya adalah melakukan market sounding guna menarik investor yang akan terlibat dalam pembangunan kawasan ini. Kami sepenuhnya mendukung pelaksanaan program ini agar segera terealisasi,” tandasnya.

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru