Friday, May 15, 2026

Polri dan Menag Bentuk Satgas Gabungan Tangani Biro Umrah Bodong

Jakarta, Nawacita – Wakapolri Syafruddin mengunjungi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk membahas masalah biro umrah bodong. Syafruddin menyebutkan, sebenarnya masalah pengawasan struktural ada di tangan dirjen Kemenag. Namun, setelah muncul kasus, polisi pun turun tangan.
Dalam pertemuan itu, Syafruddin mengungkapkan pihaknya akan bekerja sama dengan Kemenag untuk membentuk satgas yang menangani biro umrah bodong.
“Minggu ini juga ada satgas yang akan dibentuk antara Kementerian Agama dengan Mabes Polri. Bukan hanya kasus yang sekarang tapi untuk antisipasi yang terjadi setelah itu,” ucap Syafruddin di kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).
Syafruddin mengungkapkan, dalam penyelesaian kasus biro umrah bodong, pihak Bareskrim Polri membutuhkan tim ahli. Oleh sebab itu, perlu dibentuk satgas khusus bersama Kemenag agar masalah cepat terselesaikan.
“Supaya masuk ke pengadilan ada kepastian. Oleh karena itu kepastiannya adalah keputusan pengadilan ini kita akan mendorong semua secepatnya untuk masuk ke pengadilan supaya masyarakat pasti ada harapan. Ini betul-betul sinkronkan nanti pengawasan,” tegasnya.
Hal serupa juga diutarakan oleh Menag Lukman. Lukman mengaku saat ini sudah ada sekitar 906 PPIU atau biro penyelenggara ibadah umrah yang terdaftar di Kemenag.
“Sehingga harus ada ketegasan dalam hal pengawasan. Ini bersama-sama kami, Kemenag dan Polri, dalam waktu dekat ini akan berkunjung ke Sulawesi Selatan tempat di mana travel yang bermasalah ini banyak menimbulkan korban korban,” ungkap Lukman di lokasi yang sama.
Tim gabungan ini direncanakan untuk berangkat ke Sulawesi Selatan, pusat usaha Abu Tours, dalam waktu dekat. Keberadaan tim tersebut diharapkan bisa lebih meningkatkan perkembangan dan pengawasan yang dilakukan oleh Kemenag dan Polri.
kumparan
- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru