Friday, May 15, 2026

Perjalanan Spiritual ke Borobudur, Bhikkhu Internasional Rasakan Hangatnya Indonesia

Perjalanan Spiritual ke Borobudur, Bhikkhu Internasional Rasakan Hangatnya Indonesia

Surabaya, Nawacita – Kepala rombongan bhikkhu “Walk for Peace”, Bhante Phra Phanarin Oaksonthip mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat Indonesia selama perjalanan spiritual dari Bali menuju Candi Borobudur.

Memasuki hari ketujuh perjalanan, rombongan tiba di Surabaya dan disambut di Gedung Negara Grahadi, Jumat (15/5/2026).

Bhante Phra Phanarin menyebut cuaca panas dan perjalanan panjang sempat membuat para bhikkhu kelelahan. Namun keramahan masyarakat Indonesia disebut menjadi energi tersendiri bagi rombongan.

Kepala rombongan bhikkhu “Walk for Peace”, Bhante Phra Phanarin Oaksonthip. (Sumber foto: Alus/Nawacita.co)

“Orang Indonesia sangat baik. Di jalan diberi air, makanan, perhatian, seperti keluarga sendiri. Rasa capek jadi hilang,” ujarnya.

Menurutnya, perjalanan “Walk for Peace” bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga latihan kesabaran dan pengendalian diri. Ia mengatakan setiap perjalanan selalu memiliki tantangan, namun dari tantangan itulah manusia belajar menjadi lebih kuat dan menghargai kehidupan.

“Kalau tidak bisa sabar, kita tidak akan sampai tujuan. Hidup juga begitu, harus tahan dan terus berjalan supaya bisa bahagia,” katanya.

Bhante juga menyoroti pentingnya perdamaian dan kebaikan lintas agama di tengah dunia yang penuh perbedaan dan konflik. Ia menilai masyarakat Indonesia memiliki semangat toleransi yang kuat karena tetap saling membantu tanpa memandang agama maupun latar belakang.

“Tidak penting Muslim, Hindu, atau Buddha. Semua bisa saling menjaga dan memberi kebaikan,” tuturnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, panitia, dan masyarakat yang mendukung perjalanan para bhikkhu. Rombongan berharap misi “Walk for Peace” dapat membawa pesan damai dan kebahagiaan bagi masyarakat dunia. Alus

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Terbaru