SIT Cordova Berkunjung ke Kemensetneg dalam Program Istana untuk Anak Sekolah
JAKARTA, Nawacita – Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menerima kunjungan 177 Pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Akhir (SMA) dari Sekolah Islam Terpadu (SIT) Cordova dalam rangka program “Istana untuk Anak Sekolah”, di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Kemensetneg, Jakarta.
Program ini menjadi kesempatan bagi 177 para pelajar untuk mempelajari langsung mengenai sistematika pemerintahan Indonesia. Melalui kunjungan langsung ke pusat pemerintahan, para pelajar juga diajak berkeliling kawasan Istana Kepresidenan Jakarta guna meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap tugas dan tanggung jawab pemerintahan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
Sebelum rangkaian kunjungan ke Istana Kepresidenan Jakarta dimulai, para pelajar terlebih dahulu menerima sambutan dari Kepala Biro Hubungan Masyarakat Eddy Cahyono Sugiarto yang menyampaikan peran strategis generasi muda mendukung indonesia emas 2045. Eddy pun menjelaskan kondisi saat ini bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi yang tertinggi di antara negara G20 yakni sebesar 5,61%.
Baca Juga: Istana untuk Anak Sekolah, Ajak Pelajar Pahami Pentingnya Kebijakan bagi Masa Depan Bangsa
“Saat ini ekonomi Indonesia terus menunjukkan ketahanan dan optimisme ekonomi nasional di tengah dinamika global. Pertumbuhan negara kita dapat melampaui negara lain seperti China, Singapura, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Amerika Serikat,” ujar Eddy. Menurut Eddy, kondisi saat ini menjadi peluang bagi generasi muda untuk terus mengembangkan diri dan menjadi SDM yang unggul.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan materi oleh Analis Hukum Ahli Madya, Sekretariat Dukungan Kabinet (Setdukab), Elizabeth Dumora Simanjuntak dan Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Madya Faisal Fahmi yang menjelaskan tugas dan fungsi dari Kemensetneg dalam menyelenggarakan dukungan teknis, administrasi, dan analisis urusan pemerintahan di bidang kesekretariatan negara, serta dukungan manajemen kabinet kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.
Kemudian peserta diajak untuk mengelilingi kawasan Istana Kepresidenan Jakarta. Antusiasme dari Para Pelajar SIT Cordova terlihat saat berkeliling, mulai dari Wisma Negara, Istana Merdeka, Istana Negara, hingga ruang konferensi pers. Para Pelajar diperkenalkan juga dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Beberapa siswa terlihat bertanya seputar Paspampres dan sistem pengamanan di kawasan Istana.
Apresiasi terhadap program kunjungan edukatif ke Istana Negara juga disampaikan oleh Ketua Yayasan SIT Cordova, Ahmad Sugito. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan pemerintahan dan menumbuhkan semangat kebangsaan.
“Kesempatan ini sangat menginspirasi bagi putra-putri kami. Kami menghaturkan terima kasih kepada segenap jajaran Kementerian Sekretariat Negara dan Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto, dengan dibukanya kunjungan ke Istana Negara, mudah-mudahan ke depannya terus menjadi program yang berkelanjutan dan dapat menjadi inspirasi putra-putri menuju generasi emas.” ujar Ahmad Sugito.
Salah satu siswi SMPIT Cordova 3, Ruby, juga mengungkapkan rasa antusiasnya setelah mengikuti kegiatan kunjungan ke Istana Negara. Menurutnya, pengalaman berkeliling langsung di lingkungan Istana memberikan kesan yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan mengenai pusat pemerintahan negara.
“Perasaan kita sangat senang dan bersyukur karena telah diizinkan untuk berkunjung ke Istana Negara yang begitu megah ini. Awalnya saya pikir, ruang di sini hanya sedikit, tetapi ternyata begitu banyak sekali, mulai dari ruang rapat hingga ruang kunjungan. Selain itu, kita belajar di sini, mengenal tentang apa itu sistem pemerintahan dan juga berbagai hal yang tentunya bisa kita pelajari di dalam sini.” ujar Ruby.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu memperoleh pengalaman yang bermakna sekaligus meningkatkan pemahaman mereka mengenai lingkungan Istana dan peran pemerintahan. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap bangsa, serta mendorong generasi muda agar siap berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (Kemensetneg)

