Cerita Korban Abu Tours: Gagal Berangkat dan Diminta Tambahan Uang

0
253
Calon Jamaah Abu Tours
Calon Jamaah Abu Tours
Surabaya, Nawacita – Kemelut bisnis biro perjalanan umrah yang gagal memberangkatkan jemaahnya kembali terulang. Kali ini penipuan dilakukan oleh biro perjalanan Abu Tours karena gagal memenuhi janji untuk memberangkatkan lebih dari 86 ribu jemaah umrah. Pemilik Abu Tours, Hamzah Mamba, juga sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan.
Kasus ini menyisakan kesedihan untuk para calon jemaah yang sudah kadung membayar namun tak kunjung berangkat. Salah satu korban penipuan Abu Tours adalah Nesia.
Nesia mengungkapkan kekecewaannya terhadap Abu Tours. Sebelumnya, Nesia dijanjikan akan berangkat umrah dengan ibunya pada Juli 2018 nanti. Namun tiba-tiba harus ditunda hingga waktu yang belum bisa ditentukan.
Menurut Nesia, setelah keberangkatannya ditunda, Abu Tours juga menginformasikan soal kebijakan aturan Kementerian Agama melalui Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus 2018 dengan harga minimal Rp 20 juta, sekaligus penetapan pajak progresif sebesar 5% oleh pemerintah Kerajaan Saudi Arabia.
Dengan begini, jemaah yang membayar paket promo umrah kurang dari harga minimal yang sudah ditetapkan yakni Rp 20 juta, harus menambah biaya juga membayar pajak progresif.
Tak hanya itu, Abu Tours mengharuskan jemaahnya untuk memilih satu di antara tiga pilihan yang sudah ditetapkan.
1. Menambah biaya paket Rp 6 juta dan mengajak 2 jemaah baru dengan harga paket Rp 21 juta.
2. Menambah biaya paket Rp 10 juta dan mengajak 1 jemaah baru dengan harga paket Rp 21 juta.
3. Jika jemaah atau agen yang telah mendaftar dan tak mengajak jamaah baru maka wajib membayar paket Rp 15 juta dan berhak mendapatkan bonus voucher umrah 3 lembar dengan nilai per voucher Rp 5 juta.
Bagi jemaah yang bersedia memberikan penambahan biaya serta mengajak jemaah baru, Abu Tours berjanji memberangkatkan jemaah tersebut dalam kurun waktu satu minggu setelah persyaratan terpenuhi.
Sedangkan bagi jemaah yang tak bersedia menambah biaya atau mengajak jemaah baru, Abu Tours mengatakan akan tetap memberangkatkan umrah hingga kemampuan keuangan manajemen terpenuhi.
Merespons informasi yang dikeluarkan oleh Abu Tours, Nesia mengatakan, ada beberapa poin yang membuatnya keberatan salah satunya, tidak ada pilihan refund atau pengembalian uang.
“Dalam maklumat tersebut tidak apa opsi refund. Intinya, kami jemaah, tidak masalah bila harus menambah biaya bila memang peraturan terbaru dari Kemenag seperti itu. Tapi tidak perlu mencari jemaah lagi, karena itu sudah tidak mungkin dan bukan tugas kami, tapi tugas mereka,” ujar Nesia saat dihubungi kumparan (kumparan.com) pada Senin (26/3).
Nesia mengaku dia membeli promo paket umrah seharga Rp 19 juta per orang pada Desember 2016 dan biaya tersebut sudah dilunasi Nesia pada Juli 2017. Dengan demikian, bila mengacu pada aturan Kemenag soal biaya standar umrah 2018, Nesia hanya perlu menambah biaya Rp 1 juta.
Alasan Nesia memilih biro perjalanan umrah tersebut lantaran tertarik dengan harga promo yang ditawarkan. Terlebih Abu Tours terdaftar secara resmi di Kemenag.
“Dulu saya pikir Abu Tours adalah agen yang terpercaya, Abu Tours juga terdaftar dalam Kemenag. Terus juga cukup bonafit. Namun ternyata itupun tidak menjamin,” tutur Nesia.
Nesia sudah melihat ada kejanggalan saat Abu Tours gagal memberangkatkan jemaahnya pada bulan Januari 2018.
Namun ketika mengkonfirmasi kepada agen Abu Tours cabang Mampang, agen tersebut berjanji bisa memberangkatkan Nesia dan ibunya di bulan Juli 2018. Sejauh ini, Nesia dan jemaah lainnya masih memberikan waktu kepada Abu Tours untuk bernegosiasi.
“Namun apabila kami melihat sudah tidak ada celah lagi untuk negosiasi, baru akan dilakukan langkah hukum,” ujar Nesia.
Nesia menambahkan, dirinya bersama ratusan jamaah pernah mendatangi kantor agen Abu Tours di Tebet, Bintaro dan Mampang pada Sabtu (10/2) siang. Namun kantor agen tersebut tutup.
Kedatangan mereka untuk menandatangani form pengembalian uang sebesar 100% dengan jangka waktu satu minggu. Nesia berharap uang yang sudah ia bayarkan kepada Abu Tours bisa kembali 100%.
“Saya pinginnya, uang saya kembali 100%,” kata Nesia.
kumparan

LEAVE A REPLY