Jamin Kelestarian Ekosistem Waduk Wonorejo, PJT I Tebar Bibit Ikan

0
759
Jasa Ekosistem Waduk PJT I Tebar Bibit Ikan di Dua Waduk

JAWATIMUR,NAWACITA- Kegiatan penebaran bibit ikan di waduk ini telah menjadi agenda rutin Perum Jasa Tirta I. Hal ini juga sejalan dengan program presiden Jokowi terkait program kemaritiman. Bahkan secara akumulasi di tingkat perusahaan, program penebaran bibit ikan diseluruhWil. Kerja PJT I tahun 2016 meningkat 2x lipat dari tahun sebelumnya. Pada tahun ini kurang lebih 1.400.000 bibit yang disebar diseluruh wilayah kerja PJT I. Untuk waduk Wonorejo, dapat bagian penebaran sebesar 150.000 bibit ikan.

Dalam pelaksanaan penebaran di Waduk Wonorejokali ini dilaksanakan bersama-sama Muspika, Kepala Desa sekitar waduk dan Kelompok Petani Ikan. Sesuai sambutanPs. Kasub. DJA I/3 Sdr. Fendri, “Program pengelolaan sumberdaya perairan waduk untuk dapat berjalan optimal dan terpadu perlu sinergi dari berbagai pihak. Menjaga kelestarian dan populasi ikan di waduk sampai saat ini tetap menjadi salah satu komitmen PJT I. Selain untuk menjaga kelestarian ekosistem, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan hidup, terutama masyarakat sekitar waduk”.

Selama ini PJT I telah melakukan kerjasama pemberdayaan dan pemeliharaan kelestarian waduk Wonorejo, yang salah satunya dengan kelompok tani ikan. Hal ini sebagai sarana mengakomodasikan kepentingan yang saling menguntungkan. Telah banyak manfaat yang didapat dari kerjasama tersebut. Pada periode yang lalu, ikan bandeng hasil tangkapan bisa mencapai panjang 70 cm dengan berat mencapai 3-4 kg/ekor. Namun demikian tetap kegiatan penangkapan ikan harus mematuhi kaidah-kaidah yang telah ditetapkan. Dipersilahkan pada zona pengusahaan namun dilarang pada zona bahaya dan zona suaka. Dilarang melakukan kegiatan penangkapan ikan dengan setrum, racun, jaring dengan mata jaring yang terlalu kecil, apalagi menggunakan peledak. Semua pihak diharapkan bisa saling mengingatkan untuk menjaga kelestarian ekosistem waduk Wonorejo.

SUMBER: PJT 1

LEAVE A REPLY