Monday, June 22, 2026

Presiden Prabowo Instruksikan Penataan Ulang Kawasan GBK untuk Ciptakan Pusat Ekonomi Baru

Presiden Prabowo Instruksikan Penataan Ulang Kawasan GBK untuk Ciptakan Pusat Ekonomi Baru

JAKARTA, Nawacita – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (22/06/2026).

Pertemuan tersebut salah satunya membahas langkah strategis pengembangan sektor pariwisata nasional, termasuk rencana transformasi kawasan Gelora Bung Karno (GBK) menjadi ikon baru Indonesia berstandar internasional.

Rosan mengatakan bahwa Presiden Prabowo mengarahkan agar pengembangan kawasan GBK dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi guna menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta. Menurutnya, pengembangan tersebut tidak hanya mencakup revitalisasi Hotel Sultan, tetapi juga penataan ulang seluruh kawasan GBK yang memiliki luas sekitar 200 hektare.

“Rencananya itu akan dijadikan ikon baru di Indonesia. Ya nanti akan diubah secara komprehensif untuk tidak hanya di daerah GBK ini, tapi juga secara keseluruhan akan didesain ulang dari termasuk lapangan golf sampai juga dengan area GBK yang kurang lebih itu luasnya 200 hektare,” ujar Rosan dalam keterangannya kepada awak media usai rapat.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Olahraga Disabilitas dan Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Rosan menjelaskan bahwa pengelolaan kawasan nantinya dapat melibatkan sejumlah entitas milik negara, di antaranya InJourney dan Meru, setelah seluruh proses administrasi yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sekretariat Negara selesai. Meski demikian, Rosan menegaskan bahwa konsep akhir pengembangan kawasan masih terus dimatangkan. Ia memastikan fungsi perhotelan tetap akan menjadi bagian dari kawasan tersebut, meskipun nantinya dikembangkan dengan pendekatan yang lebih komprehensif.

“Nanti di antaranya pastinya ada hotel juga ya, dan tidak satu. Tapi pesan Bapak Presiden ini dijadikan ikon baru untuk Indonesia, sehingga perencanaannya itu harus dilakukan secara komprehensif dan memberikan dampak yang nyata kepada perekonomian dan juga paling-paling penting kepada rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Rosan menambahkan, pengembangan kawasan GBK juga berpotensi memperkuat sektor 8nasional. Menurutnya, seluruh fasilitas di kawasan tersebut akan ditingkatkan agar memenuhi standar internasional.

“GBK ya tetap ada GBK-nya, tapi semuanya akan kita tingkatkan, kita sempurnakan menjadi standar internasional atau world class standard, sehingga ini juga bisa memberikan satu sentral ekonomi baru di Jakarta,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rosan mengatakan bahwa pengembangan kawasan GBK merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo untuk mendorong sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Pemerintah, kata dia, akan memetakan dan memprioritaskan destinasi wisata yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara terintegrasi.

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga pada kualitas pengalaman wisata dan peningkatan nilai belanja wisatawan.

“Jadi kita bisa mengambil semua lapisan dari pariwisata yang lebih mass market, tapi juga yang high end atau yang lebih ke experience,” tuturnya. (BPMI Setpres)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru