FISI Jatim Optimistis Atlet Ice Skating Siap Bersaing di Ajang PON dan Winter Olympic
SURABAYA, Nawacita – Federasi Ice Skating Indonesia (FISI) Jawa Timur optimistis mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga menembus Winter Olympic. Optimisme tersebut ditunjukkan melalui peluncuran kepengurusan baru FISI Jawa Timur yang dirangkai dengan penampilan puluhan atlet muda di OCA Ice Skating Arena, Surabaya.
Dalam kegiatan tersebut, atlet muda menampilkan kemampuan pada nomor figure skating dan short track speed skating di hadapan jajaran Pengurus Pusat FISI dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini.
Ketua Harian FISI Jawa Timur, Sondang Aprilia Siahaan, dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026) mengatakan kepengurusan baru yang mulai bekerja sejak Mei 2026 berkomitmen memperluas pembinaan atlet sekaligus menjaring bibit-bibit potensial dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Tujuan utama kami adalah menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki bibit-bibit atlet yang berpotensi berkembang dan mampu bersaing pada ajang Porprov hingga PON dalam beberapa tahun ke depan,” ujarnya.
Saat ini pembinaan ice skating masih terpusat di Surabaya karena keterbatasan arena es di daerah lain. Meski demikian, FISI Jatim mulai memperluas jangkauan pembinaan ke sejumlah wilayah seperti Sidoarjo, Gresik, Malang, dan Banyuwangi. Hingga kini, FISI Jatim membina sekitar 40 atlet figure skating dan 15 atlet short track speed skating.
Baca Juga: Meriahkan HJKS, Kejuaraan Atletik Piala Wali Kota Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pelajar
Untuk mempercepat proses pembinaan, FISI Jatim menerapkan strategi kolaborasi dengan komunitas olahraga sepatu roda. Menurut Sondang, atlet sepatu roda memiliki kemampuan dasar berupa keseimbangan dan kecepatan sehingga proses adaptasi ke lintasan es berlangsung lebih cepat dibandingkan merekrut atlet dari nol.
“Kalau mencari bibit baru dari awal membutuhkan waktu cukup panjang. Karena itu kami menggandeng atlet-atlet sepatu roda yang sudah memiliki modal kecepatan,” katanya.
Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Dalam waktu sekitar satu bulan latihan di atas es, para atlet mampu memperlihatkan peningkatan kemampuan yang cukup signifikan. “Mereka baru berlatih sekitar satu bulan, tetapi sudah mampu menunjukkan performa yang luar biasa meskipun tetap menjalani latihan fisik di klub sepatu roda masing-masing,” tambahnya.
Dukungan terhadap pengembangan cabang olahraga ini juga datang dari Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil. Ia menyatakan akan mengupayakan agar ice skating dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur, setidaknya sebagai cabang olahraga ekshibisi.
“Saya akan mengupayakan ice skating masuk dalam Porprov, minimal sebagai ekshibisi agar masyarakat semakin mengenal cabang olahraga ini dan mampu menarik minat atlet-atlet muda,” ujarnya.
Nabil menilai performa para atlet muda yang ditampilkan sudah cukup menjanjikan untuk ukuran pemula dan memiliki peluang besar dipersiapkan menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027 menuju PON 2028.
Ia menjelaskan, dari 11 nomor pertandingan ice skating, sebanyak sembilan nomor berasal dari disiplin short track speed skating, sehingga peluang Jawa Timur untuk berprestasi cukup terbuka melalui pembinaan atlet yang berasal dari cabang olahraga sepatu roda.
Selain itu, KONI Jatim juga akan mengusulkan kepada Pengurus Pusat FISI agar batas usia minimal atlet diturunkan dari 14 tahun sehingga pembinaan dapat dimulai lebih dini.
Sementara itu, Ketua Umum PP FISI, Suzan Herawati, menilai Indonesia memiliki peluang besar bersaing di tingkat internasional, khususnya pada nomor short track speed skating yang selama ini menjadi nomor andalan di kawasan Asia Tenggara.
“Kita menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar di disiplin short track. Saya melihat Jawa Timur memiliki potensi yang sangat besar untuk melahirkan skater yang mampu lolos hingga Winter Olympic,” ujarnya.
Melalui penguatan organisasi, perluasan pembinaan, serta kolaborasi lintas cabang olahraga, FISI Jawa Timur berharap mampu membangun ekosistem ice skating yang semakin kuat sekaligus mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
ncnws.


