Friday, April 3, 2026

BURSA HARI INI : Saham CDIA Turun ke Rp1.005, Harga Murah Buka Peluang Akumulasi

Terafiliasi Prayogo Pangestu, Saham CDIA Turun

Jakarta, Nawacita — Info Bursa hari ini menghadirkan analisa Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) kembali melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Senin Pagi 2/2/2026. Harga saham CDIA terpantau turun hingga ke level Rp1.005 per saham, memperpanjang koreksi setelah tekanan pasar yang cukup tajam dalam beberapa hari terakhir.

Pelemahan ini membuat posisi saham CDIA semakin jauh dari level penutupan Kamis (29/1/2026) di Rp1.235 per saham. Tekanan harga tersebut dinilai membuka ruang akumulasi bagi investor, seiring valuasi saham yang kian murah pascakoreksi signifikan.

Sebelumnya, pada perdagangan 28 Januari, saham CDIA sempat terkoreksi hingga 15 persen, sejalan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Meski sempat menguat 3,78 persen pada 29 Januari, tekanan jual kembali terjadi hingga mendorong harga saham ke kisaran Rp1.005 pada perdagangan hari ini.

Di tengah kondisi tersebut, perhatian pasar tertuju pada aksi transaksi dari internal perseroan. Komisaris PT Chandra Daya Investasi Tbk, Erwin Ciputra, tercatat membeli sebanyak 2,3 juta saham CDIA pada Kamis (29/1/2026). Berdasarkan ulasan Stockbit Sekuritas, nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp2,7 miliar dengan harga rata-rata Rp1.167 per saham.

Sebelum transaksi tersebut, Erwin Ciputra belum tercatat sebagai pemegang saham CDIA. Usai pembelian, kepemilikannya menjadi sekitar 0,001 persen dari total saham perseroan. Aksi ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan manajemen terhadap prospek perusahaan di tengah volatilitas pasar.

Erwin Ciputra merupakan pengusaha dan profesional dari keluarga besar Ciputra Group yang dipercaya menduduki posisi komisaris di CDIA. Sementara itu, Chandra Daya Investasi Tbk merupakan bagian dari ekosistem bisnis Grup Barito Pacific yang dikendalikan oleh Prajogo Pangestu.

Pelaku pasar menilai, koreksi harga saham CDIA hingga ke level Rp1.005 per saham berpotensi mendorong minat investor untuk melakukan akumulasi secara bertahap, khususnya bagi investor dengan orientasi jangka menengah dan panjang. Namun demikian, pergerakan saham dalam jangka pendek masih akan sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar dan arah pergerakan IHSG. bdo

disclaimer : Kami tidak menyarankan untuk membeli atau menjual saham
- Advertisement -
Riko Abdiono
Riko Abdionohttp://rikolennon24.blogspot.com
Penulis adalah Jurnalis sejak 2004 di Harian Surabaya Pagi
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru