Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Lolak di Sulut

Jokowi Bendungan Lolak
Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Lolak yang berlokasi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Jumat (23/2/2024).
top banner

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Lolak di Sulut

Manado, Nawacita | Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Lolak yang berlokasi di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Jumat (23/2/2024). Presiden Jokowi tiba di Bendungan Lolak menggunakan helikopter. Terlihat ada tiga helikopter yang merapat ke helipad dekat bendungan.

Bendungan Lolak terletak di Desa Pindol, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut). Berdasarkan keterangan Kementerian PUPR, Bendungan ini mulai dibangun sejak tahun 2015. Bendungan Lolak merupakan salah satu bendungan yang pembangunannya dimulai pada awal masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta di awal periode pertama Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) dan di masa Bupati Bolaang Mongondow Hi. Salihi B. Mokodongan dan Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk.

Bendungan ini merupakan salah satu dari 61 bendungan yang dibangun dimasa Presiden Jokowi dan diselesaikan antara Tahun 2015 hingga 2024.

Bendungan Lolak ini merupakan proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun oleh Kementerian PUPR dan dikerjakan oleh PT. PP (Persero) Tbk. Selama kurang lebih 7 tahun yang infrastruktur fisiknya telah tuntas dibangun pada akhir tahun 2023 pada masa kepemimpinan Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, I Komang Sudana yang saat ini dijabat oleh Sugeng Harianto.

Jokowi Bendungan Lolak
Bendungan Lolak

Adapun Bendungan Lolak memiliki luas total 371,32 hektar, dan luas area genangan sejumlah 101 hektar dan kawasan waduk ini sudah mulai di Impounding (diisi air) sejak 18 Agustus 2023 lalu.

Memiliki daya tampung sebesar 16,23 juta meter kubik, Bendungan Lolak didesain untuk memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Bolmong khususnya derah Lolak. Selain sebagai penyediaan air irigasi untuk daerah pertanian seluas 2.214 hektare yang diharapkan dapat meningkatkan produksi padi di daerah lumbung beras di Sulut ini.

Bendungan ini juga akan menjadi sumber air baku dengan kapasitas 500 liter per detik, dan juga sebagai pembangkit listrik tenaga air dengan potensi energi sebesar 2,43 MW dan sebagai pengendali banjir yang dapat mereduksi debit banjir sebesar 12%.

Kawasan Bendungan Lolak juga diharapkan menjadi destinasi pariwisata baru di daerah Bolaang Mongondow. Selain itu, lahan kawasan bendungan ini dimanfaatkan menjadi Hutan Buah produktif bagi masyarakat sekitar. lnt

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here