Wednesday, May 6, 2026

Jelang Purna, Kapolda Toni Hermanto Sinergi dengan Media Jaga Pemilu 2024

Surabaya, Nawacita – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Toni Hermanto memberikan perhatian utama agar Pemilu 2024 terselenggara dengan baik dan kondusif. Khususnya di wilayah Jawa Timur yang dikenal sebagai battle ground para kandidat peserta pemilu maupun pasangan calon Presiden-wakil Presiden.

Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Hermanto mengatakan, menyamakan persepsi dan Komunikasi menjadi hal yang paling penting. Karena melakukan komunikasi kepada sesama manusia tidak semudah perkiraan. Disini pentingnya pihak kepolisian dan penyelenggara pemilu menggandeng insan media untuk kelancaran Pemilu 2024 nanti. “Kami ingin mengajak rekan-rekan media memahami mengenai hukum regulasi dalam bidang keamanan serta ilmu wawasan yang bersifat teknis dalam pelaksanaan peliputan pemilu 2024 ini,” terang Kapolda Irjen Pol Toni Hermanto di depan ratusan wartawan saat membuka Diskusi Panel & Pelatihan Peliputan Pemilu 2024 di Hotel Novotel Samator Surabaya, Selasa (10/10/2023). Selain wartawan yang hadir di lokasi, acara tersebut diikuti Organisasi Wartawan, KPU dan BAwaslu Jatim serta jajaran humas polres dan polrestabes se-Jatim secara daring.

Kepolisian Daerah Jatim lanjut Kapolda,  bersama seluruh jajaran bawah adalah mitra kerja media yang saling membantu. Sehingga tercipta sinergitas dan kolaborasi yang baik antara Polri dan Media dan menghasilkan simbiosis mutualisme. “Mari kita terus kita jaga saluran komunikasi yang terbuka antara media dengan Polri. Apabila media yang mendapatkan informasi penting bermanfaat untuk Polri bisa disampaikan kepada Bidang Humas Polda maupun Polres-polres,” pesan Toni Hermanto yang bulan Oktober ini memasuki masa purna.

Pejabat yang berulang tahun setiap 5 Oktober ini mengatakan, media di Jawa Timur bisa concern terhadap konten berita yang akurat, berimbang, tidak subyektif dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kode etik jurnalistik dan undang-undang pers, yang mana dapat menyajikan informasi yang menyejukkan, kaitannya dengan pelaksanaan Pemilu 2024. “Perkembangan teknologi informasi telah meningkatkan dan mengembangkan industri media baik media cetak, elektronik, maupun online,” sebutnya.

Polda Jawa Timur juga menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Mantap Brata Semeru – 2023-2024” dan “Operasi Nusantara Cooling System”. “Ini akan terus dilakukan dimulai sejak 11 Oktober 2023 dimana operasai tersebut bertujuan untuk meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang SARA, baik yang terjadi di tengah masyarakat maupun di ruang siber dengan mengutamakan preemtif dan preventive,” ujarnya.

Toni Hermanto
Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Hemanto bersama media dan penyelenggara Pemilu 2024.

Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim Lutfil Hakim mengatakan, saat ini masyarakat dibanjiri dengan informasi hoaks dan fitnah.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan informasi yang dihasilkan oleh media bisa menjadi referensi yang terpercaya, khususnya terkait pemilu,” kata Lutfil Hakim.

Kata Cak Item sapaan akrab Lutfil Hakim, dengan sinergi yang baik antara PWI Jatim dan Polda Jatim, dirinya optimis kekondusifan di Jatim akan terjaga.

“Demokrasi damai akan terwujud di Jatim. Pemilu gembira Jatim akan aman, nyaman, dan masyarakat bisa menjalankan Pemilu dengan riang gembira,” ujar Lutfil Hakim. bdo

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru