Melalui Sinergi Smart, Disperindag Kabupaten Mojokerto Kendalikan Inflasi

Acara bimtek bagi petugas admin sinergi smart info harga, (9/2/2023) bulan lalu. Foto : Disperindag Kabupaten Mojokerto
Acara bimtek bagi petugas admin sinergi smart info harga, (9/2/2023) bulan lalu. Foto : Disperindag Kabupaten Mojokerto
top banner

Melalui Sinergi Smart, Disperindag Kabupaten Mojokerto Kendalikan Inflasi

Mojokerto, Nawacita – Perhatian utama pemerintah pusat untuk pengendalian inflasi kini telah dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Kabupaten Mojokerto, yang juga memperkenalkan inovasi Sinergi Smart.

Aplikasi ini juga terhubung dengan nomor WhatsApp Forkopimda hingga tim pengendalian inflasi Daerah (TPID) juga dimasukkan ke dalam aplikasi ini.

Iwan Abdillah selaku Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto menjelaskan, inovasi yang bernama Sinergi Smart Info Harga merupakan bagian dari sistem informasi pendataan elektronik perdagangan dan industri serta marketplace (Sinergi Smart) yang jadi andalan Pemkab Mojokerto.

“ini sebagai solusi kedepannya untuk Pemda dalam memantau dan mengendalikan inflasi harga kebutuhan pokok yang tersebar di 18 Kecamatan,” tutur Iwan saat di konfirmasi, Selasa (21/3/2023).

Melalui aplikasi Sinergi Smart info harga ini, tiap hari kami bisa update harga kebutuhan pokok yang tersebar di dua puluh pasar, sehingga melalui update harga ini, tim pengendali inflasi daerah bisa gerak cepat dalam mengambil langkah untuk mengintervensi lonjakan harga kebutuhan pokok yang terjadi di pasaran.

Baca Juga: Lolos 300 Besar Nasional ADWI, Desa Ketapanrame Trawas Mojokerto Jadi Salah Satu Perwakilan Mojokerto

“Lewat operasi pasar kami bisa menakan laju harga kebutuhan pokok lebih murah,” ujarnya.

Siapa pun yang memiliki perangkat dapat mengunduh aplikasi ini, yang dapat diakses melalui sistem iOS dan Android dengan kata kunci Sinergi Smart. Dengan adanya inovasi ini masyarakat umum dapat dengan mudah mengetahui harga barang yang dijual di pasar.

“Kami juga memasukkan nomor WhatsApp Forkopimda ke dalam program ini. Selain itu, mereka secara otomatis menerima laporan harian tentang kenaikan dan penurunan harga kebutuhan pokok di pasar,” ucapnya.

Selain terintegrasikan dengan TPID, Bulog, dan Badan Pusat Statistik, mulai dari Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Bupati Muhammad Albarra, Sekdakab Teguh Gunarko, hingga tim satgas pangan daerah.

Lebih lanjut, pihaknya telah membuat program yang bisa digunakan untuk ditonton di sejumlah tempat umum melalui monitor TV.

“Sebenarnya, jika memungkinkan, akan dipasang di setiap area pasar sehingga masyarakat dapat mengaksesnya dan mengetahui perubahan harga kebutuhan pokok setiap hari,” pungkasnya.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here