Wednesday, May 6, 2026

Rumah Dinas Mulai Dibangun, Menteri Jokowi Bakal Pindah di IKN

Kementerian PUPR Mulai Garap KIPP IKN, Menteri Jokowi Bakal Pindah di IKN

JAKARTA, Nawacita – 36 Menteri Jokowi Bakal Pindah di IKN, Pembangunan rumah jabatan menteri di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara (KIPP IKN) sudah dimulai. Rencananya ada 36 unit rumah yang akan dibangun.

“Mulai 7 Desember (2022) proses pembangunan rumah tapak jabatan Menteri di KIPP IKN secara resmi dimulai diawali dengan penandatanganan kontrak antara Kementerian PUPR dengan penyedia jasa,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, dalam keterangan dikutip Senin (12/12/2022).

Iwan menerangkan, pihaknya akan berusaha agar proses pembangunan dapat terlaksana dengan baik di lapangan. Selain itu juga mengawal jadwal pekerjaan sesuai perencanaan yang telah ditentukan serta menjamin hasil pekerjaan berkualitas.

Kementerian PUPR telah menunjuk penyedia jasa PT. Adhi Karya (Persero) Tbk. kerja sama operasi (KSO) dengan PT. Ciriajasa Engineering Consultant untuk pelaksana pembangunan hunian tersebut. Sedangkan paket Manajemen Konstruksi Pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di KIPP IKN akan dilaksanakan oleh PT. Yodya Karya (Persero) – PT.Indah Karya (Persero) – PT. Surya Perkasa Raya KSO.

Baca Juga: Korea Selatan Ikut Berpartisipasi Bangun Sistem Penyediaan Air Bersih di IKN Nusantara

Penandatanganan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Paket Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Rumah Tapak Jabatan Menteri tersebut dilaksanakan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus II Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Timur, Ronal Setiyadi, S.T dengan Kuasa KSO PT. Adhi Karya (Persero), PT. Ciriajasa Engineering Consultant, Ir. Yan Arianto S.T, M.M

Rumah Dinas Mulai Dibangun, Menteri Jokowi Bakal Pindah di IKN.

Ruang lingkup kontrak tersebut meliputi beberapa pekerjaan antara lain perencanaan perancangan persil 104 dan 105, pekerjaan konstruksi rumah tapak , fasilitas umum dan sosial kawasan pekerjaan infrastruktur kawasan dan pekerjaan furniture.

“Waktu penyelesaian selama 550 hari kalender dan pekerjaan sudah selesai pada bulan Juni 2024 mendatang. Jadi semua pekerjaan harus dilaksanakan sesuai jadwal dan dilaksanakan sebaik mungkin,” kata Iwan.

Desain yang disiapkan untuk rumah menteri di IKN terdiri dari dua tipe yakni downslope dan upslope atau hunian di lahan berkontur atau perbukitan. Dengan luas bangunan 580 meter persegi dan luas lahan 1.000 meter persegi.

“Pembangunan konstruksi rumah juga dilaksanakan secara paralel dengan landscape. Kami juga akan menanam pohon agar kondisi lokasi pembangunan tetap hijau dan rindang sehingga nyaman untuk dihuni,” katanya. Sebelumnya mengutip website LPSE Kementerian PUPR, tender untuk rumah tapak jabatan menteri memiliki nilai pagu mencapai Rp 509 miliar.

cnbnws.

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru