Perlahan Tapi Pasti, Sebaran Covid-19 Di Jatim Mulai Melandai

0
87

Surabaya, Nawacita – Setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berjalan sepekan, upaya pemerintah provinsi Jawa Timur dibawah komando Satgas Covid-19 menekan sebaran Covid-19 di seluruh wilayah Jawa Timur nampaknya mulai menampakkan hasil positif walaupun penurunannya landai.

Hal tersebut terungkap melalui data laporan media harian Covid-19 dari BNPB maupun data laporan harian Satgas Covid-19 Jatim pada Sabtu (10/7/2021).

Tambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada H+8 PPKM Darurat di Jatim sebanyak 2.237 kasus, sehingga secara kumulatif menjadi 191.942 kasus. Sedangkan pasien Covid-19 yang berhasil sembuh bertambah sebanyak 1.391 orang sehingga kumulatifnya menjadi 163.420 orang atau 85,1 %.

Sementara jumlah pasien Covid-19 yang masih dirawat di Jatim tercatat sebanyak 14.206 orang atau 7,4%. Prosentase tersebut hampir setara dengan jumlah kumulatif pasien Covid-19 yang meninggal dunia yakni 4.236 atau setara 7,4%.

“Jumlah orang yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 di Jatim trendnya masih naik. Hari ini tercatat sebanyak 224 orang,” seperti data yang diunggah Diskominfo Jatim melalui akun twitter @KominfoJatim Sabtu (10/7/202) malam.

Kabupaten/Kota di Jatim yang menjadi penyumbang terbesar angka kematian akibat terpapar Covid-19 adalah Kab Malang 148 orang, Banyuwangi 81 orang, Lamongan 75 orang, Kab Mojokerto 68 orang, Ponorogo 66 orang, Kota Mojokerto 53 orang, Bojonegoro 50 orang, Lumajang 49 orang, Sumenep 44 orang, Tulungagung 42 orang, Kota Surabaya 36 orang, Kota Blitar 34 orang, Bondowoso 34 orang, Tuban 33 orang, Kota Pasuruan 32 orang, Jombang 32 orang, dan Trenggalek 30 orang.pun

LEAVE A REPLY