5 Amalan di Bulan Dzhulhijjah Keistimewaannya setara Bulan Ramadhan

0
389

Nawacita – Keutamaan bulan Dzulhijjah hampir sama dengan Ramadhan. Umat muslim dianjurkan mengagungkan bulan ini dengan puasa dan memperbanyak zikir terutama di 10 hari pertama Dzulhijjah. Foto/Ist

Marhaban Ya Syahru Dzulhijjah, selamat datang bulan Dzulhijjah. Bulan yang diagungkan Allah dan keistimewaannya hampir setara dengan Ramadhan. Mari raih pahala dan keutamaannya berikut.

Hari Ini kita memasuki 1 Dzulhijjah 1442 Hijriyah bertepatan Ahad (11/7/2021). Dzulhijjah adalah salah satu bulan Al-Hurum yang artinya bulan mulia di samping Dzulqa’dah, Muharram, dan Rajab.



Keutamaan Dzulhijjah
Di dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala bersumpah dengan menyebut sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Ini menunjukkan betapa agungnya bulan tersebut. Allah berfirman:



ﻭَ ﺍﻟْﻔَﺠْﺮِ
وَلَيَالٍ عَشۡرٍۙ

Demi Fajar, dan demi malam-malam yang sepuluh“. (QS Al Fajr: 1- 2)

halaman ke-1

bnu Katsir, seorang ulama ahli tafsir menyebutkan: “Malam-malam yang sepuluh dalam ayat di atas maksudnya adalah sepuluh pertama bulan Dzulhijjah.Sebagaimana hal ini juga dikatakan oleh Ibnu ‘Abbas, Ibnu Zubair, Mujahid, dan selain mereka baik dari kalangan salaf maupun khalaf.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ada 2 bulan pahala amalnya tidak akan berkurang. Keduanya dua bulan hari raya (ﺷَﻬْﺮَﺍ ﻋِﻴﺪٍ) bulan Ramadhan dan bulan Dzulhijjah. (HR. Al-Bukhari 1912 dan Muslim 1089)

Imam Ahmad rahimahullah meriwayatkan dari Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah saat itu tahlil, takbir dan tahmid.

Dari Ibn Abbas radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada hari dimana suatu amal salih
lebih dicintai Allah melebihi amal salih yang dilakukandi sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah). Para sahabat bertanya: ‘Wahai Rasulullah’, termasuk lebih utama dari jihad fi sabilillah? Nabi menjawab: ‘Termasuk lebih utama dibanding jihad fi sabilillah. Kecualai orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (ke medan jihad), dan tidak ada 1 pun yang kembali (mati dan hartanya diambil musuh). (HR Ahmad 1968, Al-Bukhari 969, dan at-Turmudzi 757)

Amalan di Bulan Dzulhijjah

1. Puasa Sunnah
Dari Mujibah Al-Bahiliyah dari ayah atau pamannya bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadanya: “Berpuasalah kamu dari bulan Al-Hurum dan tinggalkan, berpuasalah kamu dari bulan Al-Hurum dan tinggalkan, berpuasalah kamu dari bulan Al-Hurum dan tinggalkan”. (HR Al-Baihaqi). Maksudnya, kamu boleh berpuasa di sebagiannya dan boleh tidak berpuasa di sebagiannya. Bulan Al-Hurum adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Kaum muslimin dianjurkan berpuasa mulai dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah. Dalam hal ini, Imam An-Nawawi mengatakan: “Dan di antara puasa sunnah juga adalah puasa sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah “. (An Nawawi, Al Majmu’, Hal. 386 jilid. 6).

Dari 9 hari itu ada puasa yang disebut dengan puasa Arafah yaitu 9 Dzulhijjah dan puasa tarwiyah tanggal 8 Dzuhijjah. Puasa Arafah ini berdasarkan dalil dari Abi Qatadah bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Puasa hari Arafah menghapuskan dosa dua tahun, yaitu tahun sebelumnya dan tahun sesudahnya. Puasa Asyura’ menghapuskan dosa tahun sebelumnya. (HR. Jamaah kecuali Al-Bukhari dan Tirmidzi)

2. Menunaikan Haji
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Dari satu umrah ke umrah yang lainnya menjadi penghapus dosa di antara keduanya. Dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

3. Menyembelih Hewan Kurban
Ibadah Kurban termasuk ibadah yang pahalanya sangat luar biasa jika dilakukan karena Allah Ta’ala. Dalam banyak riwayat Nabi senantiasa melakukan ibadah kurban setiap bulan Dzulhijjah. Allah Ta’ala berfirman: “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan bekurbanlah. (QS. Al-Kautsar: ayat 2)

4. Sholat Idul Adha
Sholat ini dikerjakan pada hari 10 Dzulhijjah yang merupakan hari raya umat Islam. Pada hari itu diperintahkan untuk sholat Id sebagai syiar dan mengikuti sunnah Nabi.

5. Memperbanyak Zikir
Rasulullah SAW secara tegas memerintahkan kita memperbanyak zikir tahlil, takbir, tasbih, dan tahmid. Tidak ada jumlah khusus, namun semakin banyak akan semakin berkah dan berpahala. Apalagi diamalkan pada 10 hari terakhir maka pahalanya akan berlipat ganda. sindonews

LEAVE A REPLY