Mendag Pastikan Bahan Pokok Tersedia dan Harga Stabil Selama PPKM Darurat

0
100

Jakarta, Nawacita – Selama kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan ketersediaan bahan pokok aman dan cukup untuk dua minggu bahkan sampai satu bulan ke depan.

“Saya pastikan seluruh barang pokok mempunyai kecukupan lebih dari dua minggu pada hari ini setidaknya, tetapi yang lain lebih dari satu bulan,” kata Lutfi, dalam konferensi pers secara virtual, Senin (05/07/2021).

Dalam konferensi pers tersebut, Lutfi menjelaskan beberapa bahan pokok diantaranya, beras medium stabil pada bulan ini di harga Rp 10.500. Sama halnya dengan beras premium stabil di harga Rp 12.300, bahkan terjadi penurunan Rp 100 perak dari sebelumnya pada 2 Juni 2021 harganya mencapai Rp 12.400.

Selain itu, gula pasir stabil di harga Rp 13.000. Untuk minyak goreng kemasan sederhana mengalami kenaikan Rp 200 yakni Rp 14.100 dari semula Rp 13.900 pada 2 Juni 2021.

“Minyak goreng jadi kalau kita lihat dengan kemasan sederhana pada 2 Juni lalu Rp 13.900 harganya hari ini Rp 14.100, ada kenaikan sedikit karena ini disebabkan oleh tingginya harga CPO pada bulan-bulan sebelumnya,” jelasnya.

Untuk daging sapi harga tetap konsisten di kisaran Rp 126.000 per kg. Meskipun sempat turun pada 25 Juni 2021 di angka Rp 125.700 per kg, namun kini harga daging sapi kembali stabil seperti pada 2 Juni 2021 Rp 126.100 per kg.

Kemudian, harga daging ayam pada bulan ini mengalami penurunan menjadi Rp 35.700 per kg, dibandingkan harga bulan lalu Juni yang mencapai Rp 36.000 per kg. Telur ayam ras berada dikisaran Rp 25.800 pada bulan ini yang sebelumnya pada bulan lalu harganya Rp 26.300, bawang merah stabil diharga Rp 31.300. Kacang kedelai stabil diharga Rp 12.300 sama hasilnya dengan hari ini Rp12.500.

Namun, pada harga cabe terjadi dinamika sedikit terutama cabe merah, pada bulan Juli harga cabe merah keriting Rp 33.700 sedangkan pada bulan lalu Juni diharga Rp 32.300. Untuk cabe merah besar pada Juli Rp 32. 400, yang sebelumnya pada Juni seharga Rp 31.900.

Akan tetapi, Lutfi mengatakan kenaikan tersebut akan teratasi, karena Banyuwangi akan masuk masa panen.

“Cabe meski ada dinamika sedikit utamanya cabe merah, tapi harus diketahui bahwa Banyuwangi akan masuk musim panen paling tidak harga akan terkatrol turun lagi,” ucap Lutfi.

Kembali, ia menegaskan jika barang-barang pokok dan penting tersebut stok tersedia dan tidak akan mengalami kenaikan selama masa PPKM Darurat.

“Semua barang-barang ini ada, terjangkau dan stabil, mudah-mudahan selama PPKM darurat barang pokok dan barang penting ini tidak jadi masalah apapun di pasar,” imbuhnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY