Wacana PPN Jasa Pendidikan, Nadiem Makarim: Akan Kami Kaji Dahulu

0
141
Menteri Pendidikan Nasional Nadiem Makarim

Jakarta, Nawacita – Menanggapi wacana kebijakan pemerintah yang akan memungut pajak pertambahan nilai (PPN) 12 persen terhadap jasa pendidikan, Mendikbudristek Nadiem Makarim pihaknya masih akan mengkaji atas kebijakan tersebut. Sebab, situasi pandemi Covid-19 saat ini terus mengalami kelonjakan.

“Pajak PPN untuk sekolah itu tentunya akan kami kaji, karena kami juga harus mendalami dahulu untuk melihat situasinya. Tapi pesan itu akan kita bawa ke dalam internal pemerintah,” kata Nadiem, dalam rapat kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI, Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Dalam rapat tersebut, seluruh anggota Komisi X DPR RI menyatakan sikap tidak setuju atas wacana kebijakan tersebut. Salah satunya disampaikan oleh Anggota Komisi X Dede Yusuf.

“Kami dari fraksi Demokrat juga menolak apabila sekolah diberikan pajak,” tandas Dede.

Hal itu, berdasarkan pertimbangan atas situasi sulit yang sedang dihadapi lembaga pendidikan saat ini. PPN sekolah dikhawatirkan akan berujung pada naiknya beban orang tua.

“Karena saat ini semua sekolah sudah megap-megap dan tidak mungkin untuk menambah beban nanti kepada orang tua,” pungkasnya.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY