Saleh Daulay Minta Pemerintah Adil Laksanakan Program Deradikalisasi

0
182
Wasekjen DPP PAN Saleh Daulay Partaonan
Wasekjen DPP PAN Saleh Daulay Partaonan

Jakarta, Nawacita – Saleh Partaonan Daulay, Ketua Fraksi PAN DPR RI, meminta dalam melaksanakan program deradikalisasi, pemerinta untuk bertindak proporsional dan berkeadilan. Pemerintah tidak boleh ikuti arus framing yang dilekatkan pada suatu kelompok tertentu. Semua informasi yang diterima harus diverifikasi dan divalidasi secara baik.

“Kalau ada kelompok tertentu yang dituduh radikal, harus diverifikasi. Siapa orangnya, apa ajarannya, apa target sasarannya, dimana mereka bergerak, dan lain-lain. Ini sangat penting sebab Indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Pasti banyak keragaman dalam pengamalan ajaran agama. Keragaman itu tidak serta merta salah  dan dapat disebut radikal. Sebagian besar di antaranya sudah mengakar ratusan tahun,” kata Saleh, kepada nawacita.co, Sabtu (10/4/2021).

Program deradikalisasi dan peneguhan Islam moderat di Indonesia harus terus dilakukan. Bahkan, selalu ditingkatkan terutama di era globalisasi dan digitalisasi saat ini. Namun, program deradikalisasi itu tidak boleh mengucilkan kelompok-kelompok tertentu.

Faktanya, Indonesia adalah negara yang penduduknya sangat toleran. Kalau ada yang menyimpang, itu bukanlah esensi dari ajaran agama. Bisa jadi, itu hanya bagian dari kesalahan dalam memahami teks-teks agama. Pada titik inilah, edukasi dan sosialisasi Islam moderat perlu diterapkan.

“Saya melihat ada juga sekelompok orang tertentu yang merasa paling benar. Menyalahkan kelompok lain. Bahkan, menuduh yang lain sebagai kelompok radikal,” Bebernya

Menurutnya, sikap menuduh dan menyudutkan kelompok lain tentu tidak benar. Apalagi, tuduhan itu tidak didasarkan atas bukti yang valid. Hanya didasarkan asumsi dan dugaan.

“Kalau ini dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan sikap saling curiga. Pada titik tertentu, bisa merusak ukhuwah dan persaudaraan internal umat beragama. Intinya, apa pun alasannya, sikap menuduh dan menyudutkan ini tidak baik. Sebaliknya, silaturrahim dan peneguhan persatuan itu yang harus dikedepankan,” Pungkas Mantan Ketua Umum PP. Pemuda Muhammadiyah.

 

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY