Yayasan Harapan Kita Tidak Keberatan TMII Diambil Alih Negara

0
295
Suasana TMII pasca diambil alih pemerintah, Papan Pengumuman Pengelolaan oleh Kemensetneg telah terpasang di tempat wisata miniatur Indonesia ini. Foto : Alma/Nawacita

Jakarta, Nawacita – Pihak Yayasan Harapan Kita akhirnya menyatakan sikapnya pasca terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Yayasan yang didirikan Ibu Tien Soeharto (Alm) ini, tidak keberatan jika pemerintah mengambil alih kembali pengelolaan TMII dalam rangka menjaga kelestarian budaya bangsa.

Yayasan Harapan Kita yang diwakili oleh Sekretaris YHK Dr. (C) Tria Sasangka Putra Ismail Saleh S.H, menegaskan, tidak pernah memiliki niat untuk melakukan swakelola Taman Mini Indonesia Indah secara mandiri.

“Dalam sejarah pendirian Taman Mini, pada rentang waktu selama 3 (tiga) tahun sejak pembangunannya di tahun 1972 sampai dengan peresmian di tahun 1975, Taman Mini Indonesaia Indah langsung dipersembahkan dan diserahkan oleh Yayasan Harapan Kita kepada Negara,” kata Tria Sasangka, dalam keterangan resmi yang diterima nawacita.co, Minggu (11/4/2021).

Bahkan, pada 2010, Sekretariat Negara Republik Indonesia telah  melakukan proses balik nama Sertifikat Hak Pakai dari atas nama Yayasan Harapan Kita menjadi atas nama Pemerintah Republik Indonesia Cq. Sekretariat Negara Republik Indonesia, atas tanah Taman Mini Indonesia Indah seluas 146,7704 Ha.

“Yayasan Harapan Kita menghormati terbitnya Peraturan Presiden No. 19 tahun 2021 dan miliki pandangan yang sama,” jelas Tria.

Bahwa pelestarian nilai-nilai budaya yang telah terbina dengan berbagai pemangku kepentingan selama 44 (empat puluh empat) tahun wajib dan harus tetap terjamin agar terjaga dan terbina sesuai amanah yang telah diemban oleh Yayasan Harapan Kita. “Serta untuk menjamin agar terhindar dari adanya bentuk-bentuk pengaruh asing yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia,” jelas Tria Sasangka.

Atas terbitnya Perpres 19/2021, Yayasan Harapan Kita menyatakan kesiapannya dalam melakukan perundingan dengan Pemerintah. Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia untuk membicarakan proses tindaklanjut pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah sesuai amanat Peraturan Presiden No. 19 Tahun 2021. “Ke depan, Yayasan Harapan Kita akan selalu siap untuk melaksanakan penugasan dari Negara dalam rangka melanjutkan visi misi yang telah diamanatkan oleh Ibu Negara Hj. Tien Soeharto sekaligus merupakan pengabdian kepada Negara,” ucapnya.

Pihaknya berharap upaya Pemerintah mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah dari Yayasan Harapan Kita. “Diharapkan tak mengganggu berbagai upaya memperkokoh ketahanan budaya bangsa tersebut,” pungkas Tria Sasangka.

Penulis: Alma Fikhasari

LEAVE A REPLY