Ini Tanggapan Sandi Terkait Kursi Wagub DKI

0
193

Surabaya, Nawacita – Sudah 18 bulan berlalu kursi wakil gubernur (Wagub) DKI Jakarta masih saja kosong. Sejak Sandiaga Salahuddin Uno dicalonkan menjadi wakil presiden pada 2018 lalu, Anies Rasyid Baswedan belum ada kepastian pengganti wakilnya.

Sandiaga Salahuddin Uno mantan Wagub DKI Jakarta mengatakan proses pemilihan penggantinya sudah masuk pada tahap akhir. Menurutnya Wagub pengganti dirinya berasal dari Partai Keadilan dan Sejahtera (PKS) serta Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Ia juga mengatakan pengganti dirinya telah diperkenalkan kepada publik.

“Wagub DKI Jakarta sudah ada dari PKS. Partai pengusung sudah diperkenalkan kepada publik,” katanya saat ditemui di Surabaya.

Terkait calon Wagub DKI Jakarta, laki-laki yang akrab disapa Bang Sandi ini berkata ada dua orang yang menjadi calon. Yaitu Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra. Menurut Bang Sandi keduanya memiliki kompetensi bila menjadi Wagub DKI. Ia juga mengaku keduanya dekat dengan dirinya.

“keduanya sahabat saya. Pak Ancah (sapaan Nurmansjah Lubis, red) ini DPRD pada periode lalu. Ahmad Riza juga menemani saya di kancah nasional. Keduanya mengerti jakarta,” akunya.

Laki-laki berumur 50 tahun ini juga mendorong agar DPRD DKI Jakarta untuk segera menyelesaikan permasalahan Wagub ini. Sebab menurutnya hal ini terlalu berlarut-larut dan tak kunjung usai.

“Sudah 18 bulan kursi wagub kosong. Saya harap jangan ditunda-tunda lagi,” lanjutnya.

Ia juga berharap ketika siapapun yang jadi Wagub agar didukung penuh. Sehingga bisa menemani Gubernur dalam bekerja nantinya.

“Siapun yang menjadi pilihan harus kita dukung bersama Mas Anies (sapaan akrab Anies Rasyid Bawsedan, red), ujarnya.

Perihal isu pencalonan presiden periode mendatang, Bang Sandi tidak mau banyak berkomentar. Menurutnya baik dirinya maupun Anies masih fokus mengerjakan perkerjaannya masing-masing. Ia menuturkan agar isu seperti ini jangan terlalu dibesarkan. Takutnya dikemudian hari akan membuat kerenggangan persatuan di masyarakat.

“Mas Anies masih ngurus Jakarta. Saya sendiri masih ngurus Oke Oce dan beberapa UMKM. Kita fokus aja apa yang ada di depan mata. Biarkan dinamika politik ini terjadi sampai saat-saat terakhir di 2024. Kita fokuskan menjaga persatuan dan kesatuan untuk 3-4 tahun kedepan,” pungkasnya.

(and)

LEAVE A REPLY