Friday, May 8, 2026

Tak Cuma Siswa, Kemensos Belanja Laptop Guru Rp 59,6 Miliar

JAKARTA, nawacita – Bagi-bagi laptop atau komputer jinjing tidak cuma diberikan kepada siswa pelajar. Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sekretariat Jenderal, juga menganggarkan dana sebesar Rp59.653.168.000 untuk pengadaan laptop guru pada Tahun Anggaran 2026.

Proyek yang bersumber dari APBN Rupiah Murni ini bertujuan untuk menyediakan perangkat kerja yang mumpuni bagi ribuan tenaga pendidik di bawah naungan kementerian.

Alokasi 3.979 Unit Laptop Spek Tinggi

Berdasarkan data Sistem Rencana Umum Pengadaan (RUP) LKPP, pengadaan ini mencakup 3.979 unit laptop yang diperuntukkan bagi 3.979 orang guru/pegawai. Menariknya, anggaran per unit laptop dalam proyek ini dialokasikan cukup tinggi, yakni sebesar Rp14.992.000 per unit.

Tingginya pagu per unit ini menunjukkan komitmen Kemensos dalam menyediakan perangkat dengan spesifikasi yang andal guna mendukung administrasi dan sarana ketatausahaan yang efisien.

Dukungan Penuh pada Produk Dalam Negeri (PDN)

Dalam pelaksanaannya, proyek ini mewajibkan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN). Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menggerakkan roda ekonomi domestik melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Mengingat nilai paket yang melampaui Rp15 miliar, pengadaan ini tidak dikhususkan untuk Usaha Kecil atau Koperasi, melainkan terbuka untuk penyedia skala besar yang mampu memenuhi kriteria teknis sesuai Kerangka Acuan Kerja (KAK).

Baca Juga : Kemensos Belanja Laptop Rp248 Miliar Untuk 23.400 Siswa

Metode E-Purchasing untuk Transparansi

Proses pengadaan akan dilakukan melalui metode E-Purchasing, yang menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam pemilihan barang. Lokasi pekerjaan secara administratif berpusat di Kantor Pusat Kementerian Sosial, Jakarta Pusat tempat kantor Kementerian Sosial RI yang dipimpin Menteri Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.

Sesuai jadwal yang tertera, pemanfaatan barang atau penggunaan laptop ini direncanakan akan berlangsung sepanjang tahun, mulai dari Januari hingga Desember 2026. Rencananya, Langkah ini diharapkan dapat mentransformasi sistem ketatausahaan guru menjadi lebih digital dan modern.


Ringkasan Proyek:

  • Nama Paket: Laptop Guru – Sarana Ketatausahaan

  • Instansi: Kementerian Sosial (Sekretariat Jenderal)

  • Total Anggaran: Rp59,65 Miliar (APBN 2026)

  • Volume: 3.979 Unit Laptop

  • Harga Satuan: ± Rp14,99 Juta/unit

  • Metode: E-Purchasing (Wajib PDN)


- Advertisement -
Riko Abdiono
Riko Abdionohttp://rikolennon24.blogspot.com
Penulis adalah Jurnalis sejak 2004 di Harian Surabaya Pagi
RELATED ARTICLES

Terbaru