Dukung Digitalisasi Pendidikan Tahun 2026
JAKARTA, nawacita – Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sekretariat Jenderal mengumumkan rencana pengadaan laptop skala besar bagi siswa untuk Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan data dari Sistem Rencana Umum Pengadaan (RUP) LKPP RI, proyek ini memiliki nilai pagu anggaran fantastis mencapai Rp248.835.600.000.
Pengadaan ini ditujukan untuk mendukung sarana belajar mengajar dengan total volume pekerjaan sebanyak satu paket yang mencakup puluhan ribu unit perangkat komputer jinjing.
Distribusi Masif untuk Puluhan Ribu Unit
Dalam uraian pekerjaannya, Kemensos merencanakan pengadaan laptop bagi siswa dengan perhitungan 23.400 unit. Angka ini didapat dari estimasi 25 siswa per unit untuk 936 Rombongan Belajar (ROMBL).
Harga satuan per unit laptop yang dianggarkan adalah sebesar Rp10.634.000. Secara total, anggaran tersebut akan bersumber dari APBN – Rupiah Murni (A) Tahun Anggaran 2026 dengan kode MAK DQ.7936.RAA.101.052.0A.532111.
Prioritaskan Produk Dalam Negeri
Sejalan dengan instruksi pemerintah untuk meningkatkan penggunaan produk lokal, paket pengadaan ini mewajibkan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN). Meski demikian, karena nilai pagu anggaran yang melebihi Rp15 miliar, proyek ini tidak dikategorikan sebagai paket khusus untuk Usaha Kecil atau Koperasi.
“Paket pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya memiliki nilai Pagu Anggaran di atas Rp15 miliar, sehingga tidak diperuntukkan bagi Usaha Kecil/Koperasi,” tulis keterangan dalam alasan bukan usaha kecil di sistem RUP LKPP tersebut.
Hadirnya anggaran besar untuk digitalisasi pendidikan melalui Kemensos ini diharapkan dapat memperkecil kesenjangan akses teknologi di kalangan pelajar yang menjadi sasaran program kementerian pada tahun 2026 mendatang.
Data Singkat Proyek:
-
Nama Paket: Laptop Siswa
-
KLPD: Kementerian Sosial (Sekretariat Jenderal)
-
Tahun Anggaran: 2026
-
Total Pagu: Rp248,8 Miliar
-
Volume: 23.400 Unit Laptop
-
Sumber Dana: APBN 2026

