WNI dari Wuhan Tiba, Pemerintah Diminta Cegah Kepanikan Corona

0
147

Jakarta, Nawacita – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo meminta agar pihak pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar bisa mencegah kepanikan di masyarakat terkait virus corona, pasca tibanya ratusan warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China.

Diketahui sebanyak 238 orang WNI yang dievakuasi dari Wuhan, telah tiba di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020) pagi. Mereka langsung dibawa ke Natuna, untuk menjalani observasi terkait virus corona.

Bambang menuturkan, bahwa masyarakat mulai cemas pada pemberitaan tentang dampak virus corona. Kecemasan itu direfleksikan warga Natuna ketika menyikapi keputusan pemerintah menetapkan Natuna sebagai lokasi karantina bagi 250 WNI yang dievakuasi dari China.

“Kecemasan itu sangat wajar mengingat sebagian besar masyarakat begitu awam tentang virus corona dan cara menangkalnya. Sedangkan pemberitaan tentang ekses virus ini sangat intens dan mulai menebarkan rasa takut,” kata Bambang dalam keterangannya, Minggu (2/1/2020).

Apalagi, WHO juga telah menetapkan status virus corona Wuhan sebagai darurat dunia, yang ditindaklanjuti banyak negara dengan ragam tindakan preventif menangkal penyebaran virus tersebut.

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini pun lantas meminta pemerintah untuk bisa segera menyosialisasikan kemampuan negara dalam menangkal dan mencegah penyebaran virus corona di dalam negeri.

“Selain itu, sebagai bagian dari langkah pencegahan, Kementerian Tenaga Kerja dan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM memonitor mobilitas puluhan ribu tenaga kerja asing (TKA), terutama TKA asal Tiongkok,” ujarnya.

Menurut Bambang, pemberitaan tentang ekses dan penyebaran virus corona demikian intens akhir-akhir ini dan informasi tentang kemampuan negara menangkal virus itu pun masih simpang siur. Bahkan tidak jarang ‘dibumbui’ hoaks.

“Karena itu Kemenkes segera menyiapkan penjelasan atau informasi publik tentang kemampuan negara menangkal penyebaran virus corona di dalam negeri. Informasi resmi itu hendaknya seragam dan disebarluaskan atau disosialisasikan ke semua daerah oleh jajaran Dinas Kesehatan di setiap provinsi serta kabupaten/kota,” tutur dia.

RSA

LEAVE A REPLY