Dana Kelurahan Tidak Bisa Dimanfaatkan, DPRD Dorong Terbitkan Perwali

0
195

Surabaya, Nawacita – Anggaran dana kelurahan sebesar Rp 3,5 miliyar sampai 4 miliyar belum bisa dimanfaatkan. Hal ini terkendala oleh belum adanya aturan Peraturan Walikota (Perwali) yang mengatur hal tersebut.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pertiwi Ayu Krishna mendorong Walikota agar segera menerbitkan aturan yang mengatur tentang pemanfaatan dana kelurahan. Selain itu wanita yang akrab disapa Ayu ini juga menginginkan persiapan sumber daya manusia (SDM) yang baik untuk mengelolanya.

“Ya untuk saat ini belum ada Perwali untuk dana kelurahan. Karena itu kami juga mendorong adanya perwali. Sehingga perlu juga menyiapkan SDM agar bisa memanfaatkan dana kelurahan tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya besaran dana kelurahan diperolah dari lima persen dari totoal APBD Kota Surabaya. Nantinya 152 kelurahan di Surabaya masing-masing akan mendapatkan penggunaan dana sebesar Rp 3,5 M-4M.

Rencananya, Politisi Partai Golongan Karya ini menjelaskan dana yang telah disediakan nantinya langsung di transfer ke rekening milik kelurahan. Tetapi dana yang sudah dikucurkan harus mendapat pengawasan dari Camat dan Lurah terkait pemanfaatannya. Terutama yang turun ke RT dan RW.

“Kami berharap tidak ada lagi penarikan-penarikan yang dilakukan oleh RT atau RW yang terjadi beberapa hari yang lalu, Camat dan Lurah bertanggung jawab untuk mengawasi fungsi dari dana. Sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat dana tersebut,” harapnya.

Ayu juga menjelaskan dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk belanja barang maupun jasa. Termasuk program pendidikan dan pengambangan wisata kampung. Bahkan bisa juga untuk infrastruktur dan pembangunan sarana prasarana lainnya. Namun menurutnya masih ada kendala yang akan dihadapi kelurahan. Pasalnya masih banyak kelirahan yang takut untuk mengelola dan tersebut.

“Masak dana kelurahan melimpah tidak berani memanfaatkannya? kalau perlu nanti harus ada tenaga pendamping agar dana yang sangat besar ini bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Disisi lain Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Camelia Habiba mengatakan telah mengumpulkan Lurah seluruh Surabaya guna untuk memberikan dan meluruskan pemahaman soal dana Kelurahan.

Dia mengingatkan, agar jangan sampai pemahaman mereka keliru soal dana kelurahan. Dana itu digelontorkan oleh pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan ditingkat RT/RW dan Kelurahan.

“Artinya biar pembangunan tidak tersentralistis namun merata. Ya begitu kira-kira tujuannya,” pungkasnya.

(and)

LEAVE A REPLY