3rd IES 2019 Dibuka, Outsourching Optimis sambut Era Revolusi 4.0

0
449
Pak Greg Chen, membuka acara 3rd Indonesian Employment Summit
Pak Greg Chen, membuka acara 3rd Indonesian Employment Summit

Nawacita – Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia dengan dukungan PT Perdana Perkasa Mandiri mengadakan 3rd Indonesia Employment Summit 2019, dengan mengusung tema “Strategic Chalange of Outsourcing Innovation In Global Market” dengan semangat bersinergi dan berinovasi untuk Indonesia yang lebih baik menyongsong Revolusi Industri 4.0.

Bertempat di Hotel Salak Heritage, Bogor tanggal 5-6 Maret 2019 menjadi saksi bahwa dukungan dari semua stakeholder yang terlibat diantaranya Pemerintah, Perusahaan dan Asosiasi, turut hadir berkomitmen untuk mendukung bisnis outsourcing yang lebih inovatif dan kompetitif terutama di era Revolusi Industri keempat saat ini.

Optimisme menyongsong revolusi keempat ini dimulai dengan mensinergikan antara manusia, teknologi, dengan big data, yang semakin kompetitif. Outsourcing bukanlah suatu momok yang mencekam indutri 4.0, justru outsourcing dan global supply chain menjadi salah satu jawaban untuk inovasi bisnis ke depannya yang membutuhkan tenaga kerja dengan skill kompetensi dan knowledge yang memadai.

Salah satu rekomendasi kami dalam acara 3 rd Indonesia Employmet Summit 2019, adalah membuka fleksibilitas hubungan kerja, sistem kontrak, dan outsourcing diterapkan dan diperluas cakupannya untuk memungkinkan fleksibilitas tersebut. Jam kerja dan besaran upah difleksibilisasikan sesuai dengan siklus bisnis atau fluktuasi permintaan pasar akan barang atau jasa yang diproduksi. Dari sisi tenaga kerja, pekerja didorong untuk tidak terikat pada satu pemberi kerja (employer) dalam jangka waktu lama, melainkan dapat berpindah-pindah perkerjaan dengan pilihan tingkat pendapatan yang lebih baik. Kemudahan berpindah kerja tersebut diasumsikan dapat membuka peluang kesempatan kerja yang lebih besar kepada lebih banyak pencari kerja karena pekerjaan akan menjadi selalu tersedia bagi para pencari kerja, dan disisi lain konsep keamanan lapangan kerja (employment security) menjadi lebih utama dibanding keamanan kerja (job security)

Kami berharap rekomendasi ini dapat acuan untuk menyongsong outsourcing ysang lebih sehat dan berkelanjutan tanpa mengganggu sistem ketenagakerjaan.

LEAVE A REPLY