KPPU Beri Kesempatan Para Terlapor Tender di Kabupaten Kediri Sampaikan Pembelaan

0
505

SURABAYA-Nawacita.co – KPPU kembali menggelar Sidang Pemeriksaan Pendahuluan atas 2 (dua) perkara tender jalan di Kabupaten Kediri berlangsung di Ruang Java Lt.3 Hotel JW Marriot Surabaya, Jumat (25/1/2019) siang.

Dua perkara tender jalan yaitu :
1) Perkara Nomor 19/KPPU-I/2018 tentang Tender Pekerjaan Pembangunan Jalan (770207) dan Peningkatan Jalan (771207) oleh Dinas PU & Penataan Ruang Tahun 2017 di Kab. Kediri, Jatim.
2) Perkara nomor 20/KPPU-I/2018 tentang Tender Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan (992207) oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Tahun 2017 di Kab. Kediri, Jatim

Sidang Pemeriksaan Pendahuluan kedua perkara dengan total nilai pagu kurang lebih 240 miliar rupiah tersebut,  dipimpin oleh Ketua Majelis Komisi Ukay Karyadi (Perkara Nomor 19/KPPU-I/2018) dan M. Afif Hasbullah (Perkara Nomor 20/KPPU-I/2018), serta Anggota Majelis Komisi Kodrat Wibowo.

Pada Sidang Pemeriksaan Pendahuluan kedua ini diagendakan Tanggapan Terlapor Atas Laporan Dugaan Pelanggaran (LDP) yang telah disampaikan oleh Investigator KPPU pada sidang pertama (Jum’at, 18 Januari 2019).

Meski dalam Sidang Pemeriksaan Pendahuluan pertama terdapat 3 (tiga) pelaku usaha yang tidak hadir, yaitu : PT Tata Karunia Abadi, PT Ratna dan PT Galaxy Multi Tehnika. Namun Kepala KPD KPPU Surabaya, Dendy R. Sutrisno memastikan bahwa ketiganya telah menerima LDP dimaksud. “Sejak 3-4 hari yang lalu ketiga Terlapor dimaksud telah menerima LDP,  dan kita harapkan hari ini seluruh Terlapor  (11 Terlapor) dapat hadir dan menyampaikan tanggapannya” jelas Dendy.

Dalam tanggapannya, Terlapor dapat menyampaikan pembelaannya atas dugaan pelanggaran. “Terlapor diharapkan dapat memanfaatkan sesi ini dengan optimal untuk merespon dugaan persekongkolan dalam 2  tender jalan dimaksud, termasuk menyampaikan daftar dokumen dan saksi yang mendukung argumennya,” tutup Dendy.

Agenda persidangan Pemeriksaan Pendahuluan selanjutnya adalah Penyampaian PembelaanTanggapan Terlapor Atas Laporan Dugaan Pelanggaran yang rencana akan digelar di Surabaya pada Rabu tanggal 6 Februari 2019.

( Dny)

LEAVE A REPLY