Periksa 34 Saksi, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Amblasnya Jalan Gubeng

0
500
Kapolda_Jatim_Luki_H
Kapolda_Jatim_Luki_H

SURABAYA Nawacita – Amblasnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya diduga ada kesalahan teknis akibat dari pembangunan yang dilakukan oleh rumah sakit Siloam yang akan membangun Basement hingga 3 lantai.

Hingga saat ini, sudah ada 34 orang saksi yang menjalani pemeriksaan. Puluhan orang itu terdiri dari pekerja proyek dan karyawan rumah sakit Siloam, Surabaya.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, dugaanya ambrolnya Jalan Gubeng karena bangunan Basement tersebut.

Petugas juga mendapat laporan bahwa rencananya di tempat itu akan membangun 11 dan tambahan 26 lantai. Petugas juga akan melakukan penyelidikan termasuk masalah perizinan.

“Kami sudah tunjuk Wakapolda sebagai ketua tim yang menyangkut masalah penyidikan dan Polrestabes terkait dengan recovery,” sebut Luki di lokasi kejadian, Kamis (20/12/2018).

Petugas akan meakukan recovery untuk menyelamatkan warga, karena di lokasi juga ada dua gedung.

“Yang paling penting adalah bagaimana mengembalikan normal, yaitu jalan raya ini yang dalam waktu singkat akan dilakukan perbaikan,” tambah Luki.

Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Toni Harmanto menambahkan, petugas sudah memeriksa 29 pekerja proyek dan sisanya dari rumah sakit.

Dari 34 saksi yang diperiksa tersebut belum ada 1 pun yang ditetapkan menjadi tersangka.

“Petugas kini masih mengembangkan dan mencari bukti-bukti,” ujar Toni.

Kata Toni, tim ahli saat ini juga masih berada dilokasi, bekerja guna mencari penyebab utama dan mengumpulkan data-data.

LEAVE A REPLY