Pemuda Indonesia Pimpin Organisasi Internasional JCI Untuk Pertama Kali

0
773
Alexander Tio.
Alexander Tio.

JAKARTA,Nawacita  – Untuk pertama kali pemuda Indonesia memimpin organisasi pemuda dunia atau  Organisasi Junior Chamber lnternational ( JCI). Alexander Tio terpilih menjadi Ketua Dunia JCI pada JCI World Congress di Goa, India yang berlangsung dari 30 Oktober 2018 hingga 2 November 2018.

“Untuk pertama kalinya orang Indonesia menjabat sebagai Ketua Dunia (World President) dari organisasi pemuda dunia JCI (Junior Chamber International) pada JCI World Congress di Goa, India. Alexander Tio akan memimpin organisasi JCI sepanjang tahun 2019 mendatang,” kata anggota DPD yang juga JCI Senate Club, Parlindungan Purba, di Jakarta, Rabu (7/11).

Parlindungan mengharapkan dengan terpilihnya pemuda Indonesia sebagai Ketua JCI, akan membawa perbaikan perekonomian di Indonesia.

Pasalnya, Tio akan berkeliling ke 40 negara selama setahun mengemban jabatan tersebut. Pada momen itu, menurutnya, Tio akan bertemu dengan pemuda negara lain. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan produk UKM tanah air di setiap kunjungannya.

“ Kita akan dorong semua kegiatan mereka JCI ini karena diharapkan akan membawa perubahan perekonomian Indonesia terutama di sektor UKM,” tegasnya.

Sementara itu World President JCI (Junior Chamber International) Alexander Tio mengatakan, anggota JCI dituntut untuk berusaha secara mandiri mengembangkan diri dengan menggali keterampilan-keterampilan baru sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat, meletakkan dasar-dasar baru, dan mengembangkan berbagai jenis usaha yang baru serta membangun jaringan sosial.

Dia menegaskan, JCI  akan membuat suatu perubahan positif, suatu gerakan global yang menantang status quo, gerakan global orang-orang muda yang aktif dan membantu mencari solusi bagi tantangan terbesar di era ini.

JCI juga menginspirasi para pemuda untuk mengenali tanggung jawab mereka untuk menciptakan dunia yang lebih baik dan memberdayakan mereka untuk mendorong perubahan, karena para pemuda memiliki kekuatan untuk mengubah dunia.

Caranya adalah dengan mengembangkan kapabilitas dan memberdayakan mereka untuk menciptakan perubahan positif.

“JCI menyambut dengan gembira anggota-anggota baru dari berbagai latar belakang, siapapun yang ingin menjadi pemimpin yang lebih baik di bidang apapun, tanpa melihat ras, warna kulit, jenis kelamin, agama maupun ideologi politik yang dimiliki,” kata Alex Tio yang berasal dari Medan, Sumatera Utara.

Dia menambahkan, agenda yang harus dijalani Presiden JCI cukup padat yakni berkeliling ke 40 negara. Menurutjya, selama menjabat sebagai Presiden JCI, dirinya mempunyai rencana strategis yang berguna bagi Indonesia.

“Kita ingin membantu 3 sektor, pemerintahan, bisnis dan sipil. Strategic plan, menyatukan semua sektor agar perspektif sama,” ujarnya.

JCI sendiri merupakan organisasi kepemudaan bertaraf internasional yang tertua di dunia yakni mencapai 103 tahun. Organisasi nirlaba ini bukan lembaga bisnis maupun badan amal melainkan organisasi yang fokus pada isu kepemimpinan. Organisasi ini juga dikenal karena tokoh besar yang menjadi Anggotanya seperti Kofi Anan, Nelson Mandela, Bill Clinton, bahkan Presiden Joko Widodo.

sm

LEAVE A REPLY