BC Juanda Gagalkan Pengiriman Narkoba Berbagai Jenis

0
282

Surabaya,Nawacita.co ( 04-10-20180), Demi tercapainya visi direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk menjadi institusi Kepabeanan dan Cukai terkemuka di Dunia.DJBC mempunyai misi yaitu fokus pada bidang pelayanan yaitu mengoptimalkan penerimaam negara (Revenue Collector) Dan memfalisitasi perdagangan serta indusrtri

melindungi negeri dari masuknya barang barang yang berbahaya, apalagi kalau bukan Narkoba namun, tak sedikit orang yang tetap berani mengambil resiko untuk mengonsumsinya Padahal Hanya kenikmatan sesaat

Maka dengan ini kami Seluruh petugas Bea Cukai selalu meningkatkan pengawasan dalam rangka mengantisipasi  berbagai macam modus yang dilakukan oieh para kurir narkoba, salah satu modus mereka lakukan  dengan mengunakan jasa pengiriman luar negeri misalnya PT Pos Indonesia, DHL,TNT dan lain sebagainya. hal ini disampaikan ketika pada acara Press conference di Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur I juanda Surabaya kamis (04/10) siang.

Sebanyak 5 penindakan telah dilakukan oleh Bea Cukai Juanda dalam menggagalkan upaya Penyelundupan Narkoba dalam waktu 4 bulan terakhir. Kelima penindakan tersebut merupakan barang kiriman barang berasal dari Ethopta. Amerika. Kanada dan Belanda. Bahwa terhitung mulai dari bulan Juli sampai dengan September 2018 terdapat sebanyak 43.629 (empat puluh tiga ribu enam ratus dua puluh sembilan) paket kiriman Barang masuk dan Luar negeri melalui Kantor Bea Cukai Juanda.” tutur Budi Harjanto.

Ancaman hukuman terdapat pada Pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika yang menyatakan bahwa : “Dalam hal perbuatan memproduksi, mengimpor, mengekspor atau manyalurkan Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1) dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (Lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (Iima) gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 (Iima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1) ditambah 1/3 (sepertiga)

dan Pasal 102 huruf e Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 yang menyatakan bahwa :

“setiap orang yang menyembunyikan barang impor secara melawan hukum dipidana karena melakukan penyelundupan di bidang impor dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan pidana penjara paling Lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 50. 000. 000, 00 (Lima puluh juta rupiah) dan paling Banyak Rp. 5.000.000. 000,00 (lima miliar rupiah).”

Pada kesempatan ini, kami mengucapkan banyak terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi -tingginya kepada semua pihak antara lain Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (CNT KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda, Kantor WiLayah DJBC Jawa Timur I), PT. Pos Indonesia, PT. Angkasa Pura, Polda Jatim dan BNNP Jatim, Balai Pengujian dan ldentifikasi Barang (BPIB) Tipe B Surabaya dan Balai Pengujian dan Identiflkasi Barang (BPIB) Tipe A Jakarta yang telah bekerjasama memberantas peredaran Narkoba. Tentunya tanpa adanya sinergi antar institusi,upaya pemberantasan Narkoba tidak akan maksimal.” kata Kepala KPPBC TMPJ Budi Harjanto

dny

 

LEAVE A REPLY