Peneguhan Kembali Nilai-Nilai Empat Pilar Kebangsaan Dalam Menghadapi Era Globalisasi

0
377
Ketua DPP Partai Golkar Ibnu Munzir
Ketua DPP Partai Golkar Ibnu Munzir

Sejarah lahirnya Pancasila dan UUD 1945 tidak bisa dilepaskan dari kelahiran Negara Kesatuan republik Indonesia (NKRI) dan lahirnya NKRI tidak  dapat lepas dari kebhinekaan bangsa Indonesia Sehingga keempat hal tersebut layak menjadi pilar yang menjaga dan melindungi bangsa Indonesia. Sebab Pancasila ada karena NKRI ada. Hal itu disampaikan oleh Eddy Prabowo kepada peserta sosialisasi empat pilar, (15/11) di Musi Rawas.

“Ibarat sebuah tubuh NKRI adalah raga sedangan Panccasila adalah Ruhnya. demikian pula dengan UUD 1945 adalah konstitusi yang dibuat dengan berlandaskan pada Pancasila sebagai dasar negara dan falsafahnya dan menjadi nilai instrumental dari pancasila, sehingga bisa dikatakan bahwa hidup matinya jiwa bangsa Indonesia tergantung dari Pancasila dan UUD 1945. Kemudian pada lambang Garuda Pancasila, mengandung konsep yang sangat esensial, bulu burung garuda menggambarkan peristiwa kemerdekaan, perisai didadanya menggambarkan sila-sila pancasila dan pita Bhineka Tunggal Ika menggambarkan bahwa pancasila mampu mengakomodasi keanekaragaman yang terdapat dalam kehidupan negara-bangsa Indonesia,” ujar politisi dari fraksi Partai Gerindra ini.

Eddy Prabowo juga menandaskan bahwa empat pilar sangat berguna untuk di era globalisasi.Dalam konteks ini menurutnya, Bangsa Indonesia, seperti halnya bangsa-bangsa lain dalam era globalisasi, tidak dapat menghindar dari arus derasnya perubahan (inovasi) sebagai akibat canggihnya teknologi informasi, telekomunikasi, dan transportasi. beberapa dampak yang terjadi pada Indonesia.

“Sehingga empat pilar ini memiliki peran dalam melindungi bangsa Indonesia dari dari perkembangan globalisasi yang tidak diinginkan,” urainya

Politisi yang juga ketua komisi IV DPR RI ini menambahkan Pilar Pancasila sebagai pilar yang merupakan Ideologi bangsa Indonesia, Pancasila harus menghilangkan paham dan ideologi yang berasal dari luar yang tidak sesuai dengan nilai ke-5 silanya karena ideologi tersebut dapat mengancam hilangnya persatuan dan kesatuan bangsa sehingga nilai-nilai dan jati diri bangsa akan tetap terjaga.

“Pilar UUD 1945 sebagai dasar hukum indonesia UUD 1945 harus dapat menegakkan hukum dan memberi hukuman kepada siapa saja yang telah melawan hukum dan mencoba merusak hukum. Hukum yang dimaksud adalah tindakan yang berlawanan dengan nilai pancasila dan UUD 1945,” ungkapnya

Sementara itu, Pilar NKRI sebagai kesatuan Indonesia melalui pemerintah pusat harus dapat menangani konflik ataupun pertikaian yang ada akibat berkembangya globalisasi (misaklnya ketidakadilan yang dialami orang timor-timor sehingga keluar dari Indonesia) di tiap-tiap wilayah dan menjaga Indonesia sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia ini tidak mudah terpecah belah dan tetap menjadi satu Negara.

“Pilar Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keanekaragaman suku, budaya, agama, ras dan pluralism lainnya, Bhineka Tunggal Ika harus selalu dijunjung tinggi setiap warga Negara sehingga tidak akan timbul sikap diskriminasi dari keberagaman tersebut,” pungkasnya. (qih)

LEAVE A REPLY