Bupati Kukar Diperiksa untuk Kasus Bos Kelapa Sawit

0
424
Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari‎ (RIW)
Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari‎ (RIW)

Jakarta, NawacitaBupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari (RIW) kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (18/10/2017).

Rita yang sudah menjadi tahanan KPK itu akan diperiksa untuk tersangka lain dalam kasus dugaan suap izin perkebunan kelapa sawit.

“RIW akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HSG (Hery Susanto Gun), Dirut PT Sawit Golden Prima,” kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Dalam kontruksi kasus, Hery diduga memberikan suap sebesar Rp 6 miliar kepada Rita terkait pemberian izin lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit di Desa Kupang Baru Kec Muara Kaman kepada PT SGP.

Jumat (13/10/2017) kemarin, penyidik memeriksa Rita sebagai saksi di kasus yang sama. Usai pemeriksaan, Rita membantah menerima uang suap Rp 6 miliar dari Hery. Sementara Hery sendiri meski berstatus tersangka, belum diperiksa maupun ditahan oleh KPK.

Febri melanjutkan selain memeriksa Rita, penyidik juga mengagendakan pemeriksaan pada satu saksi dari unsur swasta.”Saksi Kevin Wijaya (swasta) diperiksa sebagai saksi di kasus yang sama untuk RIW,” ujar Febri.

Febri menambahkan seharusnya Kevin Wijaya diperiksa pada Senin (16/10/2017) kemarin. Namun karena masih mempersiapkan berkas yang diminta penyidik, pemeriksaan dijadwal ulang hari ini.

Diketahui, Rita ditetapkan sebagai tersangka di dua kasus berbeda yakni menerima gratifikasi terkait dengan jabatannya dan menerima suap.

Dalam perkara gratifikasi, Rita bersama-sama Khairudin ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas dan kewajibannya yaitu uang sebesar USD 775 ribu atau setara Rp 6,975 miliar. Penerimaan itu berkaitan dengan sejumlah proyek di Kutai Kartanegara selama masa jabatan tersangka.

Sementara dalam kasus suap, Rita diduga menerima suap dari Hery Susanto Gun selaku Dirut PT Sawit Golden Prima senilai Rp 6 miliar sekitar bulan Juli dan Agustus 2010. Uang itu diduga untuk memuluskan perizinan lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan sawit di Desa Kupang Baru Kecamatan Muara Kaman kepada PT Sawit Golden Prima. Dalam kasus itu, KPK juga menetapkan Hery sebagai tersangka.

Kini, Rita ditahan di Rutan Klas I Cipinang cabang KPK di Gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada Kavlin 4. Sementara Khairudin ditahan di Rutan Pomdan Jaya Guntur.

inlh

LEAVE A REPLY