Nasional Oil Company Kita harus di Perkuat Untuk Mewujudkan Kemandirian Energi

0
511
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, saat konfrensi press di gedung Serba Guna ITS, 29/10/16. dok argo - Nawacita.co

SURABAYA, NAWACITA – Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar mengungkapkan, sudah saatnya kemandirian energi diwujudkan saat ini. Kemandirian energi dengan memanfaatkan Sumberdaya alam yang dimiliki dan cukup besar harus segera dilakukan.

Doktor Ocean Engineering dari Texas A&M University di Amerika Serikat (AS) pada 2001 ini mengatakan, dengan kemandrian energi  maka kita akan benar benar mewujudkan apa yang diamanatkan UUD 1945, yang menyatakan kekayaan alam dikelola dan dikuasai negara serta digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

” Dengan adanya kemandirian energi bangsa ini maka kedepan bangsa kita akan menjadi kuat dan energi kita biasa menjadi penopang bagi eksistensi keberadaan bangsa ini, dan masyarakat akan benar benar mendapatkan kemanfaatan Energi yang kita miliki tersebut” ujarnya, dalam pres confrence setelah menjadi pembicara, dalam kegiatan talk show, pentingnya kemandirian energi alternatif untuk mengedepankan kemanfaatan pengelolaan sumber daya alam, yang digelar di Instutut Tekhnologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Sabtu (29/10/2016).

Menurt Arcandra, untuk mewujudkan kemandirian energi tersebut, maka penguatan terhadap oil campany negara ini yakni Pertamina harus dilakukan. Pertamina harus benar benar bisa mengelola hasil minyak dan gas yang ada saat ini.
Pertamina sebagai oli campany kita, kata pria yang sempat menjadi Mentri ESDM sebelumnya harus menjadi perusahaan yang mendominasi dalam produksi nasionalnya. ini bisa dilihat dari beberapa negara penghasil minyak. Dimana nasional oil companynya memproduksi rata-rata diatas 80% untuk produksi nasionalnya.

” Coba lihat, Saudi Aramco Arab saudi, sekitar 99% produksi nasionalnya diproduksi sendiri. Demikian juga Petronas Malaysia, sekitar 50 sampai 54% produksi nasionalnya di produksi Petronas. Sedangkan Pertamina sampai saat ini produksi nasional yang dibutuhkan baru 24% yang diproduksi oleh Pertamina, ini khan cukup disayangkan,” jelasnya.

Untuk itu guna mewujudkan kemandirian energi tersebut, maka pihaknya saat ini sedang menyiapkan beberapa langkah didalam memperdayakan Pertamina sebagai oli company. Diantaranya akan memberikan peluang Pertamina untuk mengelola blok-blok yang akan habis masa kontraknya.

“Salah satu metode tersebut akan coba kita terapkan di blok mahamkam. Dimana Pertamina nantinya akan mengelola blok mahakam setelah perpanjangan kontrak kedua ini selesai. Ini salah satu wujud keberpihakan kita kepada Pertamina sebagai nasional oil company kita ” ungkapnya. *rgo

LEAVE A REPLY