Gunung Barujari Meletus, Ratusan Wisatawan Terjebak di Rinjani

0
418
Gunung Barujari menyemburkan abu vulkanis terlihat dari Kecamatan Bayan, Tanjung, Lombok, Barat, NTB

JAKARTA, NAWACITA – Adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Barujari, anak Gunung Rinjani, di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyebabkan letusan dengan mengeluarkan abu vulkanis setinggi 2.000 meter dari puncak Gunung Barujari.

Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental serta mempertimbangkan potensi ancaman bahayanya, maka PVMBG menaikkan status Gunung Rinjani dari normal aktif (level I) menjadi waspada (level II) terhitung mulai Selasa (27/9/2016) pukul 15.00 Wita.

“Selanjutnya pemantauan secara intensif terus dilakuka guna mengevaluasi tingkat aktivitas Gunung Rinjani,” Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis diterima Okezone.

Rekomendasi PVMBG, masyarakat di sekitar Gunung Rinjani dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan beraktivitas di dalam Kaldera Gunung Rinjani dan di dalam radius 3 kilometer dari kawah Gunung Barujari yang berada di dalam Kaldera Gunung Rinjani.

“Saat meletus tadi siang, diperkirakan terdapat 389 wisatawan atau pengunjung yang masih berada di Gunung Rinjani,” ujar Sutopo.

Berdasarkan informasi sementara dari Seksi Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) sejak 25-27 September 2016 terdapat 389 wisatawan yaitu 333 orang dari mancanegara dan 56 turis lokal dilaporkan melalui pintu masuk Sembalun.

Jumlah pengunjung pada Minggu 25 September 2016 yakni dari mancanegara 86 orang dan nusantara 30 orang. Pada Senin 26 September 2016 jumlah wisatawan dari mancanegara 136 orang dan nusantara 18 orang. Selanjutnya jumlah pengunjung hari ini tercatat 112 orang dari mancanegara dan delapan orang dari nusantara.

Saat ini, BPBD Provinsi NTB bersama BPBD Lombok Timur, TNGR, Kepolisian, Pos Pengamatan Gunung Rinjani, dan relawan masih melakukan koordinasi untuk mengetahui kondisi wisatawan atau pengunjung yang masih berada di gunung.

Dengan adanya rekomendasi di dalam radius 3 kilometer harus dikosongkan, maka semua wisatawan atau pengunjung harus keluar.

Setiap harinya, ratusan orang bahkan bisa ribuan berada di Gunung Rinjani. Pada Minggu 25 Oktober 2015, saat Gunung Rinjani ditetapkan status waspada, petugas mengevakuasi paksa 1.113 wisatawan keluar dari zona berbahaya.

Pasca-letusan tadi siang, kondisi Bandara Internasional Lombok tetap normal. Abu vulkanis tipis menyebar ke banyak tempat karena angin cukup kencang. Aktivitas masyarakat tetap normal.

SUMBER : OKEZONE

LEAVE A REPLY