BNI Target Remitansi 400M dari TKI Hong Kong

0
501

HONG KONG, NAWACITA – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menargetkan transaksi remitansi dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong sebesar Rp 400 miliar di tahun ini.

“Sampai akhir tahun target remitansi Rp 400 miliar,” kata Eko Cristianto, Direktur BNI Remitance Ltd kepada detikFinance, Senin (22/8/2016).

Eko menjelaskan, realisasi sampai dengan semester I-2016 sebesar Rp 195 miliar. Sementara jumlah transaksi mencapai 35.000 transaksi.

“Volume jumlah transaksi ada kenaikan 30% secara year on year. Tapi kalau nominal juga naik tapi sedikit,” jelasnya.

Jumlah nasabah WNI yang berada di Hong Kong saat ini mencapai 29.000 nasabah. Diharapkan ada kenaikan 10-20% per tahun, sehingga bisa mencapai 50.000 nasabah pada 2020.

“Target nasabah 50.000 sampai 2020,” ujarnya.

Target tersebut akan dicapai melalui beberapa cara. Paling utama adalah dengan memanfaatkan komunitas TKI yang menjadi mahasiswa universitas terbuka di Hong Kong, yang saat ini jumahnya mencapai 388 mahasiswa.

“Kita akan memanfaatkan 388 orang ini sebagai marketing. Karena komunikasi dari mulut ke mulut itu lebih efektif di antara para TKI,” terang Eko.

Di samping itu juga memanfaatkan 29.000 nasabah BNI yang sudah ada. Eko mengharapkan, pengiriman uang secara tradisional bisa beralih melalui perbankan Indonesia.

“Kita optimalisasi 29.000 nasabah, yang tidak channel ke kita itu komunikasinya ditingkatkan. Karena masih banyak yang kirim lewat warung dan lainnya yang masih tradisional,” kata Eko.

BNI telah memiliki empat unit kantor pelayanan di Hong Kong, beserta Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Ini akan membantu para TKI dan WNI secara umum yang berada di Hong Kong untuk aktivitas jasa keuangan.

“Kita mampu untuk memfasilitasi WNI yang berjumlah 170.000 orang di sini, kan 153.000 adalah TKI,” pungkasnya.

Sumber : detik.com

LEAVE A REPLY