Adi Wibowo Jemput Dukungan Pusat, Usulkan Infrastruktur Kota Pasuruan Rp226,3 Miliar
Pasuruan, Nawacita | Pemerintah Kota Pasuruan terus mengupayakan percepatan pembangunan dengan mencari dukungan dari pemerintah pusat. Langkah itu dilakukan melalui pertemuan strategis di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Selasa 28 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo memaparkan usulan prioritas pembangunan infrastruktur dengan total nilai mencapai Rp226,3 miliar.
Forum itu dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Ali Mufti, Anggota Komisi IV DPR RI Eko Wahyudi, serta jajaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali.
Adi mengatakan usulan tersebut disusun untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Pasuruan.
“Kami telah memetakan koridor utama yang menjadi urat nadi ekonomi, mulai sektor perikanan, industri logam hingga pariwisata. Semua membutuhkan peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan,” ujar Adi.
Baca Juga: Wali Kota Pasuruan Tegaskan ASN Tetap Masuk Kantor, Pemkot Tak Terapkan WFH
Sejumlah program prioritas yang diajukan meliputi peningkatan lima koridor jalan strategis, pembangunan pasar rakyat, pengadaan bus sekolah, pelebaran ruas jalan nasional, hingga pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) di kawasan Tembokrejo dan Petahunan.
Selain itu, Pemkot Pasuruan juga mengusulkan penanganan kawasan kumuh seluas 30 hektare di wilayah pesisir, pembangunan dua Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), serta pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ngemplakrejo.
Menurut Adi, keterbatasan fiskal daerah masih menjadi tantangan dalam merealisasikan seluruh kebutuhan pembangunan. Karena itu, dukungan pemerintah pusat dinilai penting agar program prioritas dapat segera berjalan.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah bisa terus diperkuat agar pembangunan yang dibutuhkan masyarakat segera terealisasi,” katanya.
Menanggapi paparan tersebut, Ali Mufti menyatakan siap mengawal usulan Pemkot Pasuruan, dengan catatan kelengkapan administrasi dan penentuan skala prioritas harus segera disiapkan.
Baca Juga: Kejurkot IPSI Kota Pasuruan 2026 Resmi Ditutup, Kuntu Mancilan Borong Dua Gelar Juara Umum
“Kami mendukung usulan yang disampaikan, namun tentu harus disesuaikan dengan prioritas dan kesiapan administrasi agar bisa segera ditindaklanjuti kementerian terkait,” ujar Ali Mufti.
Sementara itu, Eko Wahyudi menilai sejumlah program dapat disinergikan dengan agenda kementerian, terutama pada sektor kelautan dan pemberdayaan nelayan.
“Potensi pesisir Kota Pasuruan cukup besar. Ini bisa diintegrasikan dengan program penguatan kampung nelayan dan ekonomi maritim,” kata Eko.
Dukungan juga datang dari masyarakat. Salah seorang warga Kecamatan Gadingrejo, Sutrisno, berharap usulan tersebut benar-benar direalisasikan.
“Kalau jalan diperbaiki dan kawasan pesisir dibenahi, tentu ekonomi warga bisa ikut bergerak. Kami berharap tidak berhenti di usulan saja,” ujarnya.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk mengawal seluruh usulan agar dapat masuk dalam realisasi anggaran tahun 2026.
Penulis : Rahmat

