Tuesday, April 28, 2026

Peringatan Hari Otda 2026 di Kaltim, Momentum Perkuat Kemandirian dan Pelayanan Publik

Peringatan Hari Otda 2026 di Kaltim, Momentum Perkuat Kemandirian dan Pelayanan Publik

Samarinda, Nawacita | Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke- XXX Tahun 2026 di Provinsi Kalimantan Timur ditandai dengan pelaksanaan upacara di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin (27/4/2026).

Gubernur Kalimantan Timur, H Rudy Mas’ud (Harum) bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasrem 091/ASN Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim, serta para pimpinan dan pejabat administrator perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Disampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum untuk memperkokoh komitmen dan peran seluruh pihak dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Otonomi daerah adalah instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh tanah air,” kata Gubernur.

Baca Juga: Peringatan HUT Damkar Satpol PP dan Satlinmas, Wagub Kaltim Tekankan Sinergi Hadapi Bencana

Tema Hari Otonomi Daerah tahun ini, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, mengandung makna penting tentang kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal. Hal ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa Indonesia.

Lebih lanjut disampaikan, sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan nasional.

Sinkronisasi tersebut dapat diwujudkan melalui sejumlah langkah strategis, antara lain integrasi perencanaan dan penganggaran nasional dan daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil (outcomes) yang diperkuat dengan digitalisasi terintegrasi, serta penguatan inovasi dan kemandirian fiskal daerah.

Baca Juga: Gubernur Kaltim Targetkan Hotel Atlet Sempaja Jadi Pusat Komersial Premium

Selain itu, diperlukan pula penguatan kolaborasi antar daerah, fokus pada pelayanan dasar dan pengentasan ketimpangan, serta peningkatan stabilitas dan ketahanan daerah.

Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan Hari Otonomi Daerah, harus mengedepankan prinsip efisiensi dan penghematan anggaran sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia.

Seluruh pemerintah daerah diharapkan dapat menyelenggarakan kegiatan secara sederhana, tidak berlebihan, serta tidak bersifat seremonial semata. Selain itu, pemerintah daerah juga diminta menghindari pemborosan anggaran yang tidak memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. kltmprv

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Terbaru