Surabaya, Nawacita.co – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam mendorong kesetaraan gender menunjukkan hasil yang diharapkan.
Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Jawa Timur pada tahun 2024 tercatat sebesar 0,347, menurun 0,076 poin dari tahun sebelumnya yang berada di angka 0,423.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur, Zulkifli menyampaikan penurunan signifikan ini menjadi indikator penting bahwa kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan mulai menyempit.
“Dengan kata lain, Jawa Timur tengah melangkah ke arah yang lebih setara dan inklusif bagi semua gender,” ungkapnya, Senin (5/5/2025).
Baca Juga: Jatim Aman dari Inflasi! BPS Jatim: Angka Terkendali di Bawah Target BI
Hal tersebut memiliki faktor pengaruh di antaranya perbaikan dalam dimensi kesehatan reproduksi dan dimensi partisipasi perempuan di pasar tenaga kerja.
Zulkifli menyebut adanya penurunan proporsi perempuan usia 15–49 tahun yang pernah menikah dan melahirkan hidup.
Selain itu, penurunan juga terlihat pada indikator usia perempuan saat melahirkan anak pertama di bawah 20 tahun. Dari 25,6 persen pada 2023 menjadi 24,7 persen pada 2024.
“Penurunan ini mencerminkan peningkatan pemahaman akan kesehatan reproduksi dan pentingnya penundaan kehamilan demi pendidikan serta kesejahteraan perempuan,” jelasnya.
Reporter : Alus Tri

