Walikota Surabaya Buka Hotline “Lapor Cak Eri”, Dorong Warga Aktif Awasi Layanan Publik
SURABAYA, Nawacita – Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, terus berupaya meningkatkan layanan publik oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Salah satunya dengan membuka layanan hotline “Lapor Cak Eri” melalui WhatsApp di nomor 0811338884 yang khusus melayani pesan, bukan panggilan. Melalui kanal ini, warga Surabaya diharapkan dapat menyampaikan keluhan dan aduan secara langsung kepada Walikota.
Walikota Eri mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelayanan sehingga ia menegaskan bahwa perbaikan layanan publik tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Eri menjelaskan, hotline tersebut berfungsi sebagai sarana untuk memantau efektivitas sistem pengaduan yang selama ini berjalan. Selain itu, layanan ini juga bertujuan memastikan berbagai persoalan warga di tingkat kampung dapat tertangani dengan baik dan tepat sasaran.
Ia mengingatkan, tiga tahun lalu Pemkot Surabaya telah menghadirkan layanan “Sambat Warga” di Lobby Balai Kota sebagai wadah pengaduan langsung masyarakat. Dari evaluasi program tersebut, kini Pemkot mengembangkan skema baru melalui program “1 ASN 1 RW”.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Peringati Hardiknas 2026, Eri Cahyadi Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua
“Dulu, tiga tahun lalu, saya membuka Wadul Warga, lalu melakukan evaluasi percepatan penanganan masalah. Dari pengalaman itu, sekarang kita hadirkan program 1 ASN 1 RW agar setiap persoalan bisa ditangani lebih cepat,” ujar Eri, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, konsep Kampung Pancasila juga menjadi bagian penting dalam sistem ini. Melalui pendekatan tersebut, berbagai persoalan di tingkat RW—mulai dari stunting, fasilitas umum, hingga lansia terlantar—dapat dipantau secara menyeluruh sehingga penanganannya lebih efektif.
Eri menegaskan, hotline “Lapor Cak Eri” bukan hanya sekadar kanal aduan, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi kinerja birokrasi. Ia menggunakannya untuk mengukur kecepatan respons dan efektivitas pelayanan di lingkungan Pemkot Surabaya.
“Surabaya maju atau tidak, ditentukan oleh kecepatan pemerintah dalam menyelesaikan masalah,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa layanan ini berbeda dengan Command Center (CC) 112 yang difokuskan untuk kondisi darurat seperti kebakaran atau kecelakaan. Hotline “Lapor Cak Eri” diperuntukkan bagi berbagai persoalan non-darurat yang menjadi kewenangan Pemkot.
Untuk kasus administratif seperti pengurusan KTP atau perbaikan infrastruktur ringan, penanganan dapat dilakukan secara langsung. Sementara itu, untuk persoalan lintas kewenangan seperti sengketa batas tanah, Pemkot Surabaya akan berperan sebagai fasilitator dengan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui forum kelurahan.
Eri memastikan, jika suatu persoalan membutuhkan keputusan kepala daerah, maka kebijakan akan segera diambil guna mempercepat penyelesaian dan meningkatkan kepercayaan publik.
“Hotline ini saya pegang langsung untuk memastikan persoalan di RW tertangani. Jika membutuhkan kebijakan, harus segera diputuskan sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Reporter : Rovallgio

