Thursday, April 30, 2026

Gubernur Koster Pastikan Proyek Infrastruktur Rampung 2029, Fokus Dorong Pariwisata dan Ekonomi

Gubernur Koster Pastikan Proyek Infrastruktur Rampung 2029, Fokus Dorong Pariwisata dan Ekonomi

Denpasar, Nawacita | Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan seluruh pembangunan infrastruktur di sejumlah kabupaten di Pulau Dewata tuntas pada 2029 yang ditargetkan dapat meningkatkan akses dan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

“(Pembangunan) itu semua akan saya bangun sampai semua selesai. Infrastruktur di Bali ke Karangasem, Klungkung, Tabanan, Buleleng dan Jembrana semua selesai 2029,” kata Koster di sela pembukaan Bali Digital Inovation (Baligivation) 2026 di Denpasar, Bali, Selasa (28/4/2026).

Gubernur Bali membeberkan sejumlah proyek infrastruktur yang dalam waktu dekat dibangun di antaranya jalan bawah tanah (underpass) Jimbaran dengan anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp350 miliar.

Proyek itu dibantu oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang rencananya dibangun pada 2026 dan ditargetkan selesai 2027.

Baca Juga: Gubernur Koster dan Menteri Imipas Teken MoU Optimalisasi Tugas dan Fungsi Imigrasi

Kemudian pembangunan gedung parkir di kawasan sekitar Pura Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli untuk mengatasi kemacetan khususnya ketika pelaksanaan upacara keagamaan skala besar.

“Mulai tahun ini dengan anggaran Rp250 miliar dari Menteri PU tapi 70-nya dari APBD Provinsi Bali, pada 2027 (pembangunannya) selesai,” ucapnya.

Selanjutnya, pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Nusa Lembongan di Kabupaten Klungkung dengan anggaran diperkirakan sebesar Rp112 miliar.

Selain itu, pembangunan sumber air di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem untuk mengatasi keterbatasan air di daerah itu dengan rencana alokasi anggaran sebesar Rp125 miliar dari Kementerian PU yang ditargetkan selesai pada 2027.

Baca Juga: Perkuat Diplomasi Global, Gubernur Koster Jajaki Kerja Sama dengan Swiss

Tak hanya itu, ada juga proyek jalan pintas (short cut) yang menghubungkan Mengwitani-Singaraja pada titik 11 dan 12 dengan rencana anggaran mencapai sekitar Rp775 miliar mulai dibangun pada 2027 dan rampung pada 2028.

Koster menilai infrastruktur itu menjadi penting untuk meningkatkan kualitas dan mobilitas wisatawan termasuk angkutan penumpang.

Selain itu, mendukung pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Bali Utara, Barat, Timur, Tengah agar tidak semua menumpuk di Bali Selatan.

Ia mengharapkan proyek pembangunan itu rampung setidaknya sebelum ia mengakhiri masa jabatan periode keduanya rencananya pada Februari 2030. antr

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Terbaru