Thursday, May 7, 2026

Festival Peneleh 2024: Kolaborasi Bank Indonesia dan Pemerintah di Surabaya

Festival Peneleh 2024: Kolaborasi Bank Indonesia dan Pemerintah di Surabaya

Surabaya, Nawacita – Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kota Surabaya menggelar Festival Peneleh sebagai bagian dari Java Coffee Culture (JCC) dan Festival Peneleh 2024 pada 5-7 Juli 2024.

Festival Peneleh tahun ini berlangsung selama 2 hari, 5-6 Juli 2024, di Koridor Jalan Makam Peneleh. Acaranya mencakup Lomba Sapta Pesona (pre-event), opening ceremony, Pasar dan Hiburan Rakjat Peneleh, serta Peneleh Heritage Track.

Bandoe Widiarto, Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, menyatakan bahwa Kawasan Peneleh dipilih sebagai kawasan wisata potensial untuk dikembangkan menjadi Kampung Wisata Mandiri pada tahun 2027.

” Kawasan ini merupakan salah satu kawasan tertua dan bersejarah di Surabaya yang telah mencatat berbagai prestasi membanggakan. Ucapannya disampaikan saat Pembukaan Festival Peneleh pada Jumat, 5 Juli 2024,” ucapnya

Baca Juga :  Java Coffee Culture dan Festival Peneleh 2024 Kembali Digelar oleh Bank Indonesia di Surabaya

Kawasan Wisata Sejarah Peneleh dipilih sebagai kampung wisata binaan Bank Indonesia berkat kelengkapan Aspek Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, Promosi, dan Pelaku Usaha (3A + 2P). Ke depan, Bank Indonesia bersama dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata Kota Surabaya, Kecamatan Genteng, Kelurahan Peneleh, dan Komunitas Penggiat Sejarah Begandring akan mengembangkan kawasan ini dengan konsep Community Based Tourism (CBT).

Masyarakat Peneleh akan aktif terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan kampung wisata ini, dengan mempertahankan karakter dan budaya yang unik, serta meningkatkan kualitas hidup mereka.

Ikhsan menyatakan bahwa Bank Indonesia Jawa Timur, bersama Pemerintah Kota Surabaya, tidak hanya menginisiasi pengembangan destinasi wisata Tunjungan Romansa, tetapi juga tengah mengembangkan Kawasan Peneleh selama 2 tahun terakhir. Tujuannya adalah untuk menghubungkan kawasan ini dengan Wisata Kota Lama Surabaya, menciptakan jujugan wisata edukatif di Kota Surabaya. Hal ini meliputi pengembangan situs-situs wisata potensial dan industri kerajinan serta industri kreatif.”

Sekretaris Daerah Kota Surabaya menyampaikan dukungan penuh terhadap Festival Peneleh dalam sambutannya saat pembukaan acara tersebut.

Baca Juga : Bank Indonesia Jatim Gelar HLM se Jawa Timur di Kota Surabaya

Pada pembukaan Festival Peneleh, dilakukan peluncuran Toko Cinderamata Peneleh yang merupakan hasil kerja sama antara KPwBI Jatim, Pemerintah Kota Surabaya, dan komunitas di Peneleh.

Selain itu, dilakukan peluncuran Sinergi Kerja Sama Wisata Peneleh dengan agen perjalanan untuk mendukung promosi pariwisata kawasan tersebut.

Festival Peneleh 2024, sebagai upaya konkret dalam mempromosikan kawasan Peneleh, mendapat sambutan positif dari masyarakat Peneleh sebagai tuan rumah dan pengunjung dari Kota Surabaya dan sekitarnya. Sekitar 3.200 orang turut serta dalam meramaikan Pasar Rakjat “Peneleh Folk Market” dan acara Hiburan Rakjat Peneleh yang berlangsung selama 2 hari.

Pada Hiburan Rakjat, berbagai pertunjukan seni asli Jawa Timur disajikan, seperti Keroncong Pelampitan, Tari Remo, Tari Tabebuya pada hari pertama, dan Tari Reog, Musik Kulintang, serta pemutaran film nasional terkait Peneleh dengan Layar Tanjtap pada hari kedua. Acara juga mencakup Tari Ksatria Pancakrawala, Fashion Show, Stand-Up Komedi, Pantomim, dan Musik Patrol.

Selain itu, kegiatan Peneleh Heritage Track yang menawarkan tur kampung dengan nilai edukasi sejarah juga diminati, dengan partisipasi aktif sebanyak 150 peserta dari berbagai kalangan.

 

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru