Sejarah Hari UMKM Internasional yang Diperingati Tanggal 27 Juni

0
538
ilustrasi umkm anyaman

Jakarta, Nawacita | Tanggal 27 Juni 2022 jatuh pada hari Senin. Salah satu peristiwa penting yang diperingati bertepatan dengan tanggal itu adalah hari UMKM internasional. Peringatan Hari UMKM Internasional bertujuan untuk memberikan dukungan global terhadap kontribusi sektor usaha kecil dan menengah.

Sejarah Hari UMKM Internasional

Dilansir dari nationaldaycalendar, tanggal 27 Juni ditetapkan sebagai hari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) internasional. Pada tanggal 6 April 2017, Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi untuk menetapkan 27 Juni sebagai Hari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Resolusi itu disponsori bersama oleh 54 negara anggota, yang mewakili lebih dari 5 miliar orang. PBB telah menunjuk International Trade Center sebagai lembaga terkemuka untuk peringatan ini.

Baca Juga: 25 Juni Sejarah Dunia: Meletusnya Perang Korea Hingga Michael Jackson Meninggal Dunia

Hal itu ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan peran penting yang dimainkan oleh berbagai perusahaan berukuran berbeda dalam memenuhi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Ada dua kelas usaha mikro, kecil dan menengah.  Kelas-kelas ini termasuk perusahaan manufaktur dan perusahaan jasa.  Bisnis lebih lanjut dipecah menurut berapa banyak uang yang mereka investasikan di pabrik, mesin, dan peralatan mereka.

ilustrasi umkm keramik

Pada tahun 2015, Majelis Umum PBB mengembangkan 17 tujuan global yang mereka sebut sebagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.  Tujuan tersebut adalah untuk mencapai masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan untuk semua. PBB juga berharap untuk mencapai tujuan ini pada tahun 2030. Beberapa tujuan berkelanjutan tersebut antara lain:

Tidak ada kemiskinan, Kesehatan dan kesejahteraan yang baik, Kualitas pendidikan, Kesetaraan gender, Air bersih dan sanitasi, Pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi, Industri, inovasi dan infrastruktur, Kota dan komunitas yang berkelanjutan, dan Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

PBB percaya bahwa usaha mikro, kecil dan menengah membantu mempertahankan pertumbuhan untuk pembangunan jangka panjang di negara-negara berkembang. Seiring pertumbuhan ini menjadi lebih kuat, perusahaan dari semua ukuran akan mulai memainkan peran kunci dalam pengembangan industri. phi

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY