Ramai Hepatitis Misterius, Kemendikbud Tak Hentikan PTM

0
161
ilustrasi PTM

Jakarta, Nawacita | Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Ristek Jumeri menyatakan pihaknya belum memiliki rencana menghentikan proses pembelajaran tatap muka (PTM) usai merebaknya virus yang menyebabkan hepatitis akut pada anak-anak.

“Tidak ada rencana [penghentian PTM],” kata Jumeri, Selasa (10/5).

Jumeri mengatakan pihaknya telah berkonsultasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait temuan penyakit tersebut. Hasil konsultasi itu, telah meminta agar satuan pendidikan lebih menguatkan protokol kesehatan bagi peserta didiknya.

“Itu sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang pembelajaran selama pandemi Covid,” ucap dia.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Hepatitis Akut, Fakta dan Gejala Serta Cara Penanganannya

Diketahui, pemerintah telah menerbitkan SKB Mendikbudristek, Menag, Menkes dan Mendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Aturan itu mengatur pembukaan sekolah berdasarkan indikator kesehatan daerah dan level PPKM. Sekolah di daerah level 1 dan 2 boleh menyelenggarakan PTM hingga 100 persen. Syaratnya, 80 persen pendidik dan tenaga kependidikan sudah menerima dua dosis vaksin Covid-19.

Sebagai informasi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah mencatat 15 kasus hepatitis akut misterius di temukan di Indonesia sejak 27 April 2022.

Pihak Kemenkes belum bisa memastikan virus apa yang menyebabkan hepatitis akut tersebut. Namun kemungkinan besar adalah Adenovirus 41 tapi ada juga banyak kasus yang tak ada Adenovirus 41 tersebut. cnn

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail

LEAVE A REPLY